Berita Kendari

Hindari Mogok Kerja dan Perselisihan Antara Perusahaan dan Karyawan, Disnakertrans Gelar Sosialisasi

Disnakertrans Kota Kendari beri sosialisasi ke perusahaan dan karyawan, terkait perselisihan hubungan industrial, berlangsung Jumat (30/9/2022).

(Amelda Devi Indriyani/TribunnewsSultra.com)
Sosialisasi pencegahan dan penyelesaian hubungan industrial, mogok kerja dan penutupan di kabupaten kota, khususnya Kota Kendari yang berlangsung di salah satu hotel di Kendari, Jumat (30/9/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Disnakertrans Kota Kendari beri sosialisasi ke perusahaan dan karyawan, terkait perselisihan hubungan industrial.

Adapun sosialisasi ke diberikan kepada perusahaan dan karyawan yang ada di Kota Kendari.

Mulai dari sosialisasi pencegahan dan penyelesaian hubungan industrial, mogok kerja dan penutupan, berlangsung Jumat (30/9/2022).

Sekretaris Daerah Kota Kendari Ridwansyah Taridala mengatakan hubungan industrial antara tenaga kerja, pengusaha, menejemen dan pemerintah tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya.

Melalui sosialisasi ini, pihaknya ingin menyamakan persepsi dan memberikan pemahaman terkait penyelesaian perselisihan hubungan industrial.

Baca juga: Pendaftaran Pendataan Pegawai Non ASN Berakhir 30 September 2022, Pemkot Kendari Minta Perpanjangan

"Inilah supaya tidak ada kesewenang-wenangan di dalam sehingga kita undang teman-teman di perusahaan agar paham," ujarnya.

Sehingga diharapkan terjalin hubungan industrial yang baik, di mana jika terjadi perselisihan kerja di wilayah kerja tersebut dapat diselesaikan dengan cara yang baik pula dan sesuai prosedur.

Ia juga berpesan kepada para pengurus perusahaan yang telah memilih Kota Kendari sebagai lokasi investasi untuk berbisnis dapat bekerjasama dengan para karyawan yang merupakan warga Kota Kendari.

Mengingat para karyawan tersebut adalah komponen yang tidak terpisahkan dari kesuksesan dan kebesaran perusahaan itu, sumbangsih dan peran mereka itu harus diperhitungkan dan dianggap sesuatu yang esensial dari kesuksesan perusahaan itu.

Baca juga: Poster, Baliho hingga Banner yang Melanggar Perda di Kendari Sulawesi Tenggara Ditertibkan Satpol PP

"Alhamdulillah catatan kita mungkin ada, tapi masih bisa diselesaikan secara internal, artinya itu dinamika internal tidak sampai muncul atau tidak ada masalah serius," ucapnya.

Kepala Disnakertrans Kota Kendari Ali Aksa mengatakan sosialisasi ini merupakan kegiatan rutin.

Pihaknya memastikan perkembangan perusahaan di Kota Kendari seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan perusahaan.

Sosialisasi tersebut dibagi menjadi 4 gelombang, dengan melibatkan 25 HRD disetiap gelombangnya.

Dari setiap perusahaan yang dianggap sementara berpotensi menyerap tenaga kerja dan yang berhubungan dengan peraturan ketenagakerjaan.

Baca juga: TNI Bantu BKKBN Sultra dan Pemkot Kendari Percepatan Penurunan Stunting Melalui Pelayanan KB

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved