Berita Kendari

Masalah Antrean Panjang di SPBU Teratai Dipecahkan Kapolresta Kendari Saat Sidak Pengisian BBM

Kepala Kepolisian Resor Kota atau Kapolresta Kendari, Kombes Pol M Eka Fathurrahman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU Teratai.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Fadli Aksar
Kepala Kepolisian Resor Kota atau Kapolresta Kendari, Kombes Pol M Eka Fathurrahman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU Teratai. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak atau SPBU Teratai ini, berada di Jl La Ode Hadi, By Pass, Kelurahan Watu-watu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepala Kepolisian Resor Kota atau Kapolresta Kendari, Kombes Pol M Eka Fathurrahman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU Teratai.

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak atau SPBU Teratai ini, berada di Jl La Ode Hadi, By Pass, Kelurahan Watu-watu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dalam sidak tersebut, Kombes Pol M Eka Fathurrahman didampingi Wakapolresta Kendari, AKBP Saiful Mustofa, Kasatreskrim, AKP Fitrayadi dan sejumlah polisi berpakaian sipil.

Polisi lebih dulu melakukan sidak di SPBU Teratai, saat melintas di ruas jalan By Pass pada Selasa (27/9/2022) siang.

Pantauan wartawan TribunnewsSultra.com di lapangan, Kombes Pol M Eka Fathurrahman langsung menginterogasi Pengawas SPBU soal antrean panjang pengisian Solar.

Baca juga: Antrean Panjang BBM Pertalite Kembali Terjadi di SPBU Kendari Sultra, Pengendara Sebut Biasanya Sepi

Lantaran, antrean panjang mobil truk roda enam ke atas saat mengantre Solar kerap mengular hingga ke jalan raya.

Hal tersebut mengganggu pengguna jalan karena mempersempit kendaraan yang lain untuk melintas di kawasan ini.

Kondisi seperti ini pun sudah berlangsung sejak lama dan pihak SPBU Teratai belum menemukan solusi untuk mengatasinya.

Kapolresta Kendari, Kombes Pol M Eka Fathurrahman dan Pengawas SPBU Teratai mencoba mencari letak masalah laten ini, dengan melakukan perhitungan waktu pengisian BBM Solar dua truk.

Dalam simulasi itu, pihaknya mendapati, setiap truk enam roda ke atas membutuhkan waktu tujuh sampai delapan menit untuk mengisi 145 sampai 200 liter Solar.

Baca juga: Terjadi Antrean Panjang Kendaraan Pengisian BBM Pertalite Sejumlah SPBU di Kendari Sulawesi Tenggara

Kata dia, pengisian ini menggunakan dua mesin dispenser SPBU Teratai.

Kombes Pol M Eka Fathurrahman menyebut, antrean panjang pengisian BBM di SPBU Teratai, karena minimnya mesin dispenser yang digunakan.

"Tidak sebanding dengan banyaknya mobil truk yang mengantre. Sehingga ini perlu penambahan mesin dispenser," katanya.

Tak hanya itu, kata Kapolresta Kendari ini, masalah yang didapati yakni luas SPBU Teratai yang tidak representatif.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved