Berita Kendari

Tarif Ojek Pangkalan Naik di Kendari, Rute Lorong Anawai ke Dalam Kampus UHO Dibanderol Rp5 Ribu

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) berimbas pada tarif ojek konvensional atau biasa disebut ojek pangkalan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Muh Ridwan Kadir
Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) berimbas pada tarif ojek konvensional atau biasa disebut ojek pangkalan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) berimbas pada tarif ojek konvensional atau biasa disebut ojek pangkalan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kenaikan harga BBM menjadi dasar para tukang ojek pangkalan untuk melakukan penyesuan harga sekali mengambil penumpang.

Salah seorang tukang ojek pangkalan di Anawai atau depan Kampus UHO, La Muli Mania (23) mengatakan kenaikan harga terjadi sehari setelah adanya pengumuman tersebut.

"Jadi dari sini (Lorong Anawai) ke dalam kampus harganya Rp5 ribu, sebelumnya Rp3 ribu. Sementara Kendari Permai ke dalam kampus Rp8 ribu - Rp10 ribu, sebelumnya Rp5 ribu," jelasnya, Rabu (14/9/2022).

Lebih lanjut, kata dia, dampak kenaikan ini direspons penumpang dengan mempertanyakan tarif yang ditetapkan.

Baca juga: Tarif Angkot di Kendari Sultra Bakal Naik September 2022, Besarannya Diumumkan Pekan Depan

"Sebagian ada juga yang protes terkait dengan harganya tetapi kembali lagi ke penumpang itu sendiri mau atau tidak," katanya.

La Muli membeberkan ia juga mematok harga segitu karena tidak mau rugi karena sejalan dengan kenaikan BBM.

Pria yang telah bekerja selama tujuh tahun sebagai tukang ojek tersebut mengatakan pengantaran terjauh di Mandonga Rp20 ribu yang sebelumnya Rp15 ribu.

Sementara itu, di tempat yang sama, tukang ojek pangkalan yakni La Guru (58) mengatakan untuk tarif dari Lorong Anawai menuju ke Kampus UHO dibanderol Rp5 ribu sebelumnya Rp3 ribu.

"Jalur dari sini ke Pertigaan Kampus UHO atau ke Pasar Baru juga sama Rp5 ribu, sebelumnya Rp3 ribu, dan menuju Kendari Permai dan Perdos Rp7 ribu dari Rp5 ribu," ujarnya.

Baca juga: Daftar Tarif Tiket Penumpang Bus Antar Kabupaten dan Kota se-Sultra Usai Kenaikan Harga BBM

Lanjutnya, khusus rute menuju ke Tugu Religi Sultra dibanderol Rp20 ribu dan menuju ke Pelabuhan Nusantara Rp30 ribu.

Katanya dengan kenaikan ini pendapatan yang ia dapatkan sama dengan sebelumnya, dan penumpang masih sama tidak ada pengurangan dan penambahan. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved