Berita Kampus

Tim PKM UMI Buat Aplikasi ecobrickschool.app, Media Edukasi Digital Sekolah Berbasis Mobile

Aplikasi ini mampu dijadikan pembelajaran pembuatan ecobrick menjadi sebuah craftmanship yang memiliki nilai guna, ekonomi dan keindahan berbasis mobi

Istimewa
Tim Program Kreativitas Mahasiswa skema Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menciptakan aplikasi ecobrickschool.app yang bisa digunakan sebagai media edukasi digital di sekolah. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM- Tim Program Kreativitas Mahasiswa skema Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menciptakan aplikasi yang bisa digunakan sebagai media edukasi digital di sekolah, kini telah diterapkan di SD Inpres Tamamaung 2 Makassar.

Aplikasi ini mampu dijadikan pembelajaran pembuatan ecobrick menjadi sebuah craftmanship yang memiliki nilai guna, ekonomi dan keindahan berbasis mobile.

Untuk diketahui, Tim PKM-PM UMI yang menggarap projek ini terdiri dari Andi Syahrizal Al-Azara sebagai ketua tim, Nadya Salsabilah, Eka Arman sebagai anggota tim merupakan mahasiswa yang berasal dari Program Studi Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM), dan Risda Yanti sebagai anggota tim  yang berasal dari Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Sastra UMI.

Kegiatan PKM didampingi Ir St Hajrah Mansyur, SKom, MCs, MTA, dosen Program Studi Sistem Informasi FIKOM UMI dengan judul “INOVASI MEDIA EDUKATIF DIGITAL AGENT ECOBRICK PADA SISWA SD INPRES TAMAMAUNG 2 MAKASSAR DALAM PENGOLAHAN CRAFTMANSHIP LIMBAH PLASTIK BERBASIS MOBILE” dan telah berhasil membuat sebuah aplikasi bernama ecobrickschool.app

Berdasarkan hasil kegiatan PKM, tim PKM berharap aplikasi ecobrickschool.app dapat diterapkan di sekolah tingkat sekolah dasar sebagai media edukasi untuk menjadikan peserta didik sebagai agent ecobrick atau genarasi yang peduli dan berbudaya lingkungan mendukung dan mewujudkan sumberdaya di sekitar sekolah terdidik melek terhadap perkembangan sosial, ekonomi, lingkungan dan teknologi dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals).

Baca juga: Dua Jam IKA FTI UMI Sultra Kumpul Donasi Pembangunan Musalla Kampus, Dimotori Bupati Konut Ruksamin

Seperti yang dilakukan para siswa siswi SD Inpres Tamamaung 2 Makassar bahkan sudah menerapkan dan mendapat pengetahuan dari Tim PKM PM UMI tentang cara penggunaan aplikasi ini serta nilai manfaatnya, pada Rabu (07/09/2022).

Ini merupakan rangkaian kegiatan pendampingan dan evaluasi tingkat pemahaman mitra dalam pengolahan pembuatan produk craftmanship ecobrick dan penggunaan aplikasi ecobrickschool.app.

Pada sesi akhir kegiatan, tim pelaksana melakukan evaluasi tingkat pemahaman siswa dengan memanfaatkan fitur kuiz yang terdapat pada aplikasi ecobrickschool.app yang menghasilkan 10 orang siswa sebagai agent ecobrick berdasarkan hasil skor tertinggi pada aplikasi tersebut.  

Dalam rilis yang diterima Tribunnewssultra, Kamis (8/9/2022) menurut Wali Kelas 5 SD Inpres Tamamaung 2 Makassar, Hj Nurbaya, SPd, MM tersebut mengapresiasi kegiatan ini yang telah memberikan pembelajaran penerapan teknologi tepat guna (TTG) dalam pengolahan limbah sampah plastik menjadi ecobrick yang bermanfaat bagi peserta didik dan masyarakat.

“Tentu kita begitu antusias ya, terlebih pembelajaran saat ini harus berdampingan dengan era digital yang mengharuskan kita untuk mampu beradaptasi,” tuturnya.

Baca juga: Mahasiswa KKN IAIN di Konawe Olah Limbah Sabut Kelapa Diolah Jadi Pupuk Organik Cair untuk Warga

Adapun dihasilkan dalam kegiatan PKM yaitu aplikasi ecobrickschool.app, produk craftmanship ecobrick terdiri dari satu buah kursi, satu buah meja, satu buah rak sepatu dan dua buah rak bunga, dan dua buah buku pedoman mitra dalam pengolahan dan pembuatan produk craftmanship ecobrick.

Sejak bulan Agustus sampai September 2022, 3 orang Guru dan 21 siswa kelas 5 sekolah dasar pada SD Inpres Tamamaung 2 Makassar mencoba memahami penerapan aplikasi tersebut dalam media belajar berbasis digital.

Kini aplikasinya pun bisa di download di PlayStore. 

Untuk diketahui, program Kreativitas Mahasiswa atau PKM merupakan program yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, riset dan Teknologi pada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik (Kemendikbudristek RI) yang memandu mahasiswa untuk menjadi kreatif, inovatif, dan objek kooperatif dalam membangun keragaman intelektual dan membantu masyarakat sasaran (mitra).(*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved