Berita Konawe

Mahasiswa KKN IAIN di Konawe Olah Limbah Sabut Kelapa Diolah Jadi Pupuk Organik Cair untuk Warga

Mahasiswa KKN IAIN Kendari, Pramana Alfandy dan rekan-rekannya berhasil menemukan inovasi pengolahan limbah sabut kelapa menjadi pupuk organik cair. 

Penulis: Husni Husein | Editor: Desi Triana Aswan
Istimewa
Mahasiswa KKN Institut Agama Islam Negeri atau IAIN Kendari, Pramana Alfandy dan rekan-rekannya berhasil menemukan inovasi pengolahan limbah sabut kelapa menjadi pupuk organik cair 

Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat, Abdul Gaffar berharap dengan temuan inovasi mahasiswa KKN itu, Desa Laywo Jaya menjadi desa yang maju dan mandiri.

IAIN KENDARI- Kampus IAIN Kendari yang bertempat di Jl Sultan Qaimuddin No.17 Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. IAIN Kendari memperpanjang masa pendaftaran calon mahasiswa baru untuk jalur prestasi.
IAIN KENDARI- Kampus IAIN Kendari yang bertempat di Jl Sultan Qaimuddin No.17 Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. IAIN Kendari memperpanjang masa pendaftaran calon mahasiswa baru untuk jalur prestasi. (Dok.Tribunnewssultra.com/Amelda Devi)

Pramana didampingi dosen pembimbingnya Syahrul Mubarak telah melakukan koordinasi dengan Kepala desa untuk pengelolaan limbah sabut kelapa tersebut.

Mereka akan bermitra dengan Badan usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mengolah limbah agar berhasil guna untuk meningkatkan pendapatan desa.

"Kami akan menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan tentang tata cara pembuatan produk pupuk organik cair (POC)  kepada masyarakat setempat," kata Syahrul Mubarak.

"Kegiatan ini kami lakukan dengan harapan nantinya dapat dilanjutkan  oleh BUMDesa dan ibu-ibu PKK," sambungnya.

Penemuan mahasiswa IAIN Kendari tidak terlepas dari pembekalan program kerja yang telah dilaksanakan LPPM kepada mahasiswa KKN dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD).

Baca juga: Cara Mahasiswa KKN Tematik UHO Promosikan Dermaga Pelangi dan Air Terjun Soropia, Intip Keindahannya

Melalui pendekatan ABCD, mahasiswa dituntut untuk merumuskan agenda perubahan masyarakat dengan mengembangkan dan mengoptimalkan potensi desa.

Selain produk pupuk organik, terdapat sekitar 50 produk Inovasi lainnya yang dihasilkan dari program KKN tahun ini. Produk tersebut berupa jamu, produk kecantikan, aneka kuliner dan Handy Craft.(*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved