Berita Kendari

Lomba Masak jadi Cara Mahasiswa KKN UHO Edukasi Ibu-ibu Pesisir di Kendari Hadapi Masalah Stunting

Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari edukasi ibu-ibu dan anak pesisir mengenai bahaya stunting.

Penulis: Husni Husein | Editor: Muhammad Israjab
Istimewa
Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari edukasi ibu-ibu dan anak pesisir di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). 

TRIBUNNRWSSULTRA.COM, KENDARI - Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari edukasi ibu-ibu dan anak pesisir di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Edukasi tersebut mengenai bahaya stunting hingga pencegahannya di daerah zona gawat stunting di Kota Kendari.

Koordinator Lapangan, Kresna Putra Ade Bimantoro mengatakan kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya stunting.

Baca juga: Mahasiswa KKN UHO Kendari Edukasi Cara Pengelolaan Cengkeh bagi Warga Desa Pusuea Bombana

"Jadi kami Mahasiswa UHO melalui pengabdian masyarakat terintegrasi KKN Tematik 2022 menyelenggarakan penyuluhan mengenai Edukasi Stunting pada Ibu dan Anak," katanya pada Senin (29/8/2022).

Kata Kresna sapaan akrabnya, angka kejadian stunting di Indonesia dan di Kota Kendari sampai saat ini masih dapat dikatakan cukup tinggi serta masih kurangnya pertumbuhan dan perkembangan anak.

"Yang dapat mempengaruhi kehidupan bangsa adalah anak-anak kita yang akan meneruskan bangsa kita ini jadi diharapakan ibu-ibu harus lebih waspada terkait stunting ini dan menerapkan materi penyuluhan ini di kehidupan sehari-harinya," ucapnya.

Kresna menerangkan sejumlah lokasi di Kota Kendari jadi sasaran penyuluhan ini misalnya Kelurahan Nambo, Kelurahan Petoaha, Kelurahan Sambuli, Kelurahan Tondonggeu, Kelurahan Bungkutoko, dan Kelurahan Tobimeita.

"Berlokasi di enam kelurahan di wilayah pesisir di Kecamatan Nambo dimana angka kejadian stunting cukup tinggi terjadi disana” ungkapnya.

Baca juga: Mahasiswa KKN IAIN Kendari Gelar Lomba Adzan hingga Hafalan Al-Quran di Tiga Desa Konawe Utara

“Selain melakukan penyuluhan, kami juga melakukan skrining pada anak dari usia 0-59 bulan untuk intervensi sebelum terjadinya stunting pada anak tersebut," tambahnya.

Sambungnya, mahasiswa KKN UHO ini turut serta membagikan meteran, grafik tumbuh kembang yang diharapkan dari orang tua dapat secara mandiri memantau tumbuh kembang anak dan apabila terdapat kelainan dan memeriksa ke puskesmas terdekat.

“Setelah dilakukan penyuluhan, kami juga mengadakan lomba masak sebagai implementasi dari penyuluhan kami” ujarnya.

Diketahui pula kegiatan KKN Tematik ini diketuai oleh dr Arimaswati yang beranggotakan dr Nina Indriani Nasruddin, dr. La Ode Kardin, Tien, Pranita Aritrina Syafri. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved