Berita Kendari
Iwan Fals Meriahkan Panen Rejeki Bank BPD Sultra 2022, Grand Prize Rp500 Juta
Asbanda melaksanakan Seminar Nasional BPD-SI yang dilaksanakan di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis (25/8/2022).
Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Muhammad Israjab
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) melaksanakan Seminar Nasional BPD-SI di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Dalam Seminar Nasional BPD-SI mengusung tema Kolaborasi Digitalisasi BPD Seluruh Indonesia dalam Mendukung Program Layanan Keuangan Digital.
Wakil Ketua Umum 3 Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), Achmad Syamsudin menyampaikan terkait total aset, laba, penyaluran kredit, dan modal bank-bank pembangunan daerah per Maret 2022.
Direktur Utama Bank Sumselbabel itu juga menjelaskan kinerja BPD seluruh Indonesia yang terus mengalami pertumbuhan di masa pandemi.
Baca juga: Launching Program Tanam Cabe Kendalikan Inflasi di Konawe Utara, Dihadiri Anggota Komisi XI DPR RI
"Hal ini dapat dilihat dari total aset BPD naik dari Rp797,8 triliun menjadi Rp884,7 trilun atau naik 9,82 persen dari tahun lalu. Posisi laba naik year on year (yoy) sebesar 13,69 persen menjadi Rp4,18 triliun dari Rp3,61 triliun,"ungkapnya, Kamis (25/8/2022).
Lanjutnya dari sisi penyaluran kredit pada posisi Maret 2022 mencapai sebesar Rp519,23 triliun atau naik yoy sebesar 5,62 persen dari Rp490,01 triliun.
Dari sisi modal inti BPDSI, posisi Maret 2022 mencapai Rp93,92 triliun, naik yoy sebesar 14,20 persen dari Rp 80,58 triliun.
Untuk Dana Pihak Ketiga, posisi Maret 2022, DPK BPDSI mencapai Rp698,29 triliun atau naik yoy sebesar 10,16 persen dari Rp627,32 triliun.
"Kita giant (besar) juga di Indonesia ini, mengingatkan cita-cita awal pendirian BPD, yakni untuk mendorong pembangunan daerah, meliputi infrastruktur, pertanian, perdagangan, dan sebagainya,"ungkapnya.
Katanya fungsi BPD adalah mendorong terciptanya pertumbuhan perekonomian daerah, memegang kas dan mengelola keuangan daerah, juga sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah.
Baca juga: Bank Sultra Jadi Tuan Rumah Panen Rejeki BPD 2022, Nasabah Dapat Hadiah hingga Ratusan Juta
Oleh sebab itu, pihainya sangat mengharapkan dukungan penuh pemerintah daerah, termasuk eksekutif dan legislatif.
Katanya salah satu isu utama yang muncul saat ini adalah penggunaan kartu kredit untuk pemerintah daerah.
"Melalui Kementerian Dalam Negeri telah menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 79 Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah dalam Pelaksanaan APBD,"katanya.
Untuk diketahui, saat ini belum ada BPD yang menerbitkan kartu kredit.
Meski begitu, Ahmad Syamsudin mengatakan, BPD sudah memiliki layanan non-tunai, seperti kartu debit, BPD CMS-Pemda (Government Internet Banking), sampai dana talangan.
"BPD sudah memiliki layanan yang mirip, sehingga penggunaan kartu kredit dapat dilayani melalui fasilitas tersebut,"pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama Gubernur Sultra diwakili Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio mengatakan perusahan daerah memberikan kontribusi pada pendapatan asli daerah, dan memaksimalkan fungsinya sebagai sumber pembiayaan.
"Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi, saya percaya harapan yang sama dimiliki oleh gubernur-gubernur lainnya sebagai pemegang saham BPD,"imbuhnya.
Mengenai seminar digitalisasi BPD Seluruh Indonesia dalam mendukung layanan keuangan digital, Ali Mazi menyatakan, tema ini relevan karena saat ini sudah masuk era digitalisasi.
"Dapat dikatakan semua layanan telah bertransformasi dalam layanan digital, termasuk sektor keuangan,"katanya.
"Dalam mendukung program layanan keuangan digital, tersirat pesan khusus untuk bank daerah agar mempercepat kolaborasi sebagai solusi peningkatan kualitas pelayanan bank di daerah,"ucapnya.
Untuk itu, Ali Mazi berharap para perwakilan BPD seluruh Indonesia yang hadir dalam seminar tersebut dapat memanfaatkan momentum untuk bertukar informasi demi kemajuan bank daerah masing-masing.
Sementara itu Dirut Bank Sultra, Abdul Latif mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah percaya dan mendukung penuh BPD Sultra.
Baca juga: Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kebakaran Gudang Kopra PT Arindo Kendari, Kerugian Capai Rp2 Miliar
"Atas kepercayaan dan dukungan tersebut sehingga kami bisa terus melakukan inovasi dalam pelayanan perbankan prima yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,"katanya.
Latif menuturkan Kota Kendari sebagai tuan rumah Undian Nasional Tabungan Simpeda BPDSI 2022.
Tentunya melalui momentum ini pihaknya memberikan apresiasi kepada masyarakat Sultra khususnya nasabah yang tersebar di pelosok Bumi Anoa.
Untuk diketahui bahwa total undian tiap semester senilai Rp3 miliar untuk BPD seluruh Indonesia.
Dan kali ini diundi yaitu 4 hadiah masing-masing Rp100 juta dan 1 hadiah grand prize sebesar Rp500 juta, sementara undian lainnya sudah dilakukan sebelumnya.
Iwan Fals
Dalam memeriahkan Seminar Nasional BPD-SI yang dilaksanakan di Kota Kendari, Sultra sekaligus melakukan Undian Nasional Tabungan Simpeda BPDSI 2022.
Artis ternama Iwan Fals tampil dalam perhelatan kegiatan nasional tersebut dalam memeriahkan event itu.
Kehadiran spesialnya di Kota Kendari, Iwan Fals membuka penampilannya dengan membawakn lagu pertama yang berjudul Ibu.
Baca juga: Soal Pemberhentian Sekda Wakatobi La Jumadin, Bupati Haliana: Silakan Langsung ke Kepala BKD
Kemudian dilanjutkan dengan lagu Titip Rindu Buat Ayah, Yang Terlupakan, Bongkar.
Selesai Iwan Fals menyanyikan lagu Bongkar, dilanjutkan dengan kemeriahan saat membawakan lagu Bento bersama Dirut Bank Sultra dan beberapa Dirut BPD se-Indonesia.
Tak berselang lama, Ketua DPRD Sultra pun turut naik ke atas panggung bersama dengan membawakan lagu Pesawat Tempur, dan Guru Oemar Bakri sebagai penutup kegiatan nasional ini.
(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)