Berita Kendari

Daftar 9 Perusahaan di Sulawesi Tenggara Berkontribusi Terhadap Devisa Ekspor Sultra Tahun 2022

Inilah daftar sembilan perusahaan di Sulawesi Tenggara berkontribusi terhadap devisa ekspor Sultra pada tahun 2022. 

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Kantor Bea Cukai Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Inilah daftar sembilan perusahaan di Sulawesi Tenggara berkontribusi terhadap devisa ekspor Sultra pada tahun 2022

Bea Cukai Kendari, Provinsi Sultra mencatat nilai devisa ekspor pada semester I tahun 2022 senilai Rp2 miliar dolar.

Jika dilakukan perbandingan antara 2021 dan tahun ini tiap bulannya (Januari-Juni) tahun 2022 menunjukkan kenaikan.

Misalnya saja pada Januari 2021 nilai ekspor senilai Rp189 juta dolar sedangkan pada 2022 sebesar Rp362 juta dolar atau naik 92 persen.

Kepala Kantor Bea Cukai Kendari, Purwatmo Hadi Waluja mengatakan Februari 2021 nilai ekspor Rp213 juta dolar dan jika dibandingkan dengan periode yang sama 2022, Rp286 juta dolar atau naik 34 persen.

Baca juga: Konawe Rencana Ekspor Beras ke Luar Negeri, Bupati Kery Bakal Bersurat kepada Presiden Jokowi

"Bulan berikutnya yakni Maret 2021 tercatat nilai ekspor sebesar Rp303 juta dolar dan jika dibandingkan Maret 2022 tercatat senilai Rp390 juta dolar atau naik 29 persen," jelasnya, Kamis (25/8/2022).

Lanjutnya, pada April 2021 nilai ekspor senilai Rp415 juta dolar jika dibandingkan dengan periode yang sama di 2022 sebesar Rp533 juta dolar atau naik 28 persen.

Kemudian pada Mei 2021 nilai ekspor tercatat sebesar Rp176 juta dolar sedangkan Mei 2022 senilai Rp625 juta dolar atau naik 253 persen.

"Dan catatan nilai ekspor Juni 2021 senilai Rp432 juta dolar jika dibandingkan Juni 2022 sebesar Rp441 juta dolar atau naik 2 persen," ujarnya.

Purwatmo Hadi Waluja menjelaskan ada sembilan perusahaan yang berkontribusi terhadap devisa ekspor Sulawesi Tenggara pada 2022, yaitu sebagai berikut:

Baca juga: Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra Catat Tren Ekspor Hasil Laut Menurun, Kadis Beberkan Penyebab

1. PT Obsidian Stainless Steel, nilai Rp1,9 miliar dolar dengan berat netto 831 juta ton

2. PT Virtue Dragon Nickel Industry, nilai Rp712 juta dolar dengan berat netto 345 juta ton

3. PT Aneka Tambang, nilai Rp19 juta dolar dengan berat netto 4,6 juta ton

4. PT Grahamakmur Ciptapratama, nilai Rp1,3 juta dolar dengan berat netto 159 ribu ton

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved