Berita Sulawesi Tenggara

Penunjukan Penjabat Bupati Bombana dan Kolaka Utara, Pemprov Sultra Sementara Tunjuk Sekda Jadi Plh

Penunjukan Penjabat Bupati Bombana dan Bupati Kolaka Utara, Pemprov Sultra sementara tunjuk sekretaris daerah (sekda) jadi pelaksana harian (plh).

Penulis: Laode Ari | Editor: Aqsa
Laode Ari/ TribunnewsSultra.com
Kepala Biro Pemerintahan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara atau Pemprov Sultra Muliadi. Terkait penunjukan Penjabat Bupati Bombana dan Bupati Kolaka Utara, Pemprov Sultra sementara menunjuk sekretaris daerah (sekda) jadi pelaksana harian (plh). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Penunjukan Penjabat Bupati Bombana dan Bupati Kolaka Utara, Pemprov Sultra sementara tunjuk sekretaris daerah (sekda) jadi pelaksana harian (plh).

Penunjukan Plh Bupati oleh Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi seiring berakhirnya masa jabatan kepala daerah di dua kabupaten di Provinsi Sultra tersebut.

Masa jabatan Bupati Bombana Tafdil berakhir pada Senin 22 Agustus 2022, demikian pula Bupati Kolut Nur Rahman Umar.

Sedangkan, masa jabatan Bupati Buton, La Bakry, berakhir pada 24 Agustus 2022.

Seiring berakhirnya masa jabatan Bupati Bombana dan Bupati Kolaka Utara itu, Pemerintah Provinsi atau Pemprov Sultra menyiapkan sekda masing-masing kabupaten menjadi plh.

Baca juga: Beredar Nama 3 Pejabat di Sultra Ditunjuk Kemendagri Jadi Pj Bupati Buton, Bombana dan Kolaka Utara

Sekda Bombana saat ini adalah Man Arfa, sedangkan Sekda Kolut adalah Taupik S.

Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sultra, Muliadi, mengatakan, penunjukan sekda untuk menjabat Plh karena karena belum ada konfirmasi pelantikan Pj Bupati Bombana dan Pj Bupati Kolaka Utara.

“Secara administrasi kami sudah persiapkan SK (surat keputusan) penunjukan untuk Sekda Kolut dan Bombana sebagai plh,” katanya dikonfirmasi TribunnewsSultra.com pada Minggu (21/8/2022) malam.

Muliadi menjelaskan persiapan SK penunjukan sekda jadi plh bupati di daerah yang masa jabatan kepala daerahnya berakhir per 22 Agustus 2022 itu sesuai dengan arahan Gubernur Sultra Ali Mazi.

“SK penunjukan sekda sebagai Plh bupati disampaikan mulai 22 Agustus besok,” jelasnya.

Penunjukan sekda sebagai plh, katanya, merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2008 Pasal 131 Ayat 4 tentang Pemilihan, Pengesahan, dan Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Aturan tersebut menyebutkan dalam hal terjadi kekosongan jabatan kepala daerah, sekretaris daerah menjalankan tugas sehari-hari kepala daerah sampai presiden mengangkat penjabat kepala daerah.

Penunjukan ini juga karena belum adanya jadwal pelantikan Penjabat Bupati Kolaka Utara dan Bupati Bombana pada Senin (22/08/2022).

Meskipun SK penunjukan nama penjabat Bupati Bombana, Kolaka Utara, dan Buton sudah ditangan Gubernur Sultra.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved