Berita Sulawesi Tenggara

Sekjen BPP HIPMI Sebut 15 Persen Investasi Masuk di Sulawesi Tenggara Harus Gandeng Pengusaha Lokal

Sebanyak 15 persen investasi yang masuk di Sulawesi Tenggara (Sultra) harus menggandeng pengusaha lokal.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Muh Ridwan Kadir
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Bagas Adhadirgha. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebanyak 15 persen investasi yang masuk di Sulawesi Tenggara (Sultra) harus menggandeng pengusaha lokal.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Bagas Adhadirgha.

Kata dia, menjadi penting karena sebelumnya HIPMI Pusat terus melakukan koordinasi bersama Kementerian Investasi BKPM RI membahas terkait hal tersebut.

Bagas Adhadirgha mengatakan tentunya semua ini untuk meningkatkan kapasitas serta kualitas pengusaha lokal yang ada di daerah.

Namun yang perlu diingat pengusaha lokal juga harus membuka wawasan dan pengetahuan agar dapat bekerja secara profesional demi mendapatkan 15 persen dari investasi yang masuk tersebut.

Baca juga: Gubernur Ali Mazi Berbagi Tips Jadi Pengusaha Sukses Saat Hadiri Forum Bisnis BPD HIPMI Sultra

"Jadi artinya HIPMI Sultra memegang peranan penting bagi pengusaha daerah yang harus mampu menjawab tantangan tersebut," katanya, beberapa waktu lalu.

Lanjutnya dengan demikian, pihaknya siap memonitoring BPD HIPMI Sultra apa yang mesti ditingkatkan bagi kemampuan pengusaha lokal di Sultra.

Selain itu, Sekjen BPP HIPMI menyampaikan pesan dan instruksi dari Gubernur Sultra Ali Mazi, agar BPD HIPMI Sultra bersama pemerintah mampu menjembatani para pengusaha agar naik tingkat.

Tidak cuma peningkatan level usaha saja, tetapi dalam mendukungnya, HIPMI Sultra mampu menjembatani serta membuka akses pembiayaan terutama di BPD Sultra.

"Untuk itu, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Sultra harus bergerak dan menindaklanjuti secara cepat," imbuhnya.

Baca juga: Ketua HIPMI Kendari Sebut Pentingnya Kepemimpinan Demokratis, Jalin Silaturahmi Antara Anggota

Bagas mengatakan tentunya dalam percepatan tersebut, pengusaha ataupun kader HIPMI yang hendak naik kelas agar segera digandeng bersama dan secara bersamaan perlu dorongan pemerintah.

Katanya, dengan berlimpahnya kekayaan alam di Bumi Anoa ini, para pengusaha lokal juga harus diiringi dengan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM).

"Untuk itu, HIPMI Sultra harus berada pada barisan terdepan dalam menghasilkan pengusaha baru yang berdaya saing dan mempunyai kualitas yang unggul," pungkasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved