Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-170: Zelenskyy Sentil Pejabat yang Beberkan Strategi Militer
Kondisi terkini perang Rusia pada Jumat (12/8/2022): Zelenskyy tegur pejabat yang beberkan strategi perang militer Ukraina melawan pasukan Putin.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Perang di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Jumat (12/8/2022) telah berlangsung selama 170 hari.
Kabar terbaru di antaranya adalah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mendesak para pejabat untuk tetap diam tentang strategi militer hingga seruan untuk zona demiliterisasi di sekitar PLTN Zaporizhzhia di tengah penembakan baru.
Invasi ini dimulai sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022) lalu.
Serangan yang disebut Putin sebagai 'operasi militer khusus' ini bertujuan untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari 169: Pasukan Putin Luncurkan Roket dari PLTN Zaporizhia, 13 Tewas
Konflik yang terjadi di antara negara bertetangga tersebut sampai saat ini masih berlangsung dan belum terlihat akan segera berakhir.
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menyebut bahwa perang Rusia-Ukraina bisa berlanjut hingga beberapa tahun kemudian.
Kabar Terkini Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunnewsSultra.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-170 perang Rusia dengan Ukraina:
- Zelenskyy telah mengatakan kepada para pejabat untuk berhenti berbicara kepada wartawan tentang taktik militer Kyiv melawan Rusia.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-168: Zelenskyy Bersumpah Bebaskan Krimea yang Dicaplok Putin
Zelenskyy menyebut ernyataan seperti itu “terus terang tidak bertanggung jawab”.
Komentar Zelenskyy tersebut datang setelah organisasi berita mengutip pejabat tak dikenal yang mengatakan pasukan Ukraina bertanggung jawab atas ledakan yang menghancurkan pangkalan udara Rusia di Krimea pada Selasa (9/8/2022).
Meski Kyiv menolak untuk mengatakan apakah mereka berada di balik penyebab terjadinya ledakan.
- Kehancuran di pangkalan udara Rusia di Krimea menunjukkan bahwa Kyiv mungkin telah memperoleh kemampuan serangan jarak jauh baru dengan potensi untuk mengubah arah perang.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-167: AS Kirimkan 4,5 Miliar Dolar ke Kyiv untuk Lawan Moskow
Pangkalan itu jauh di luar jangkauan roket canggih yang negara-negara Barat akui dikirim ke Ukraina sejauh ini.
Beberapa ahli militer Barat mengatakan skala kerusakan dan ketepatan serangan menunjukkan kemampuan baru yang kuat dengan implikasi yang berpotensi penting.