Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-166: PBB Peringatkan Potensi Bencana Nuklir Imbas Serangan PLTN
Kondisi perang terkini Senin (8/8/2022): PBB peringatkan potensi 'bencana nuklir' setelah PLTN terbesar di Eropa, Zaporizhzhia terkena tembakan.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/pasukan-Rusia-menghancurkan-pembangkit-listrik-tenaga-nuklir-Zaporizhzhia.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Perang di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Senin (8/8/2022) telah berlangsung selama 166 hari lamanya.
Kabar terbaru di antaranya adalah PBB memperingatkan kemungkinan 'bencana nuklir' setelah PLTN terkena tembakan.
Invasi ini dimulai sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022) lalu,
Putin menyebut serangan tersebut sebagai 'operasi militer khusus' untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-164: Pembangkit Nuklir Diserang, Kyiv dan Moskow Saling Tuduh
Konflik yang terjadi di antara negara bertetangga tersebut sampai saat ini masih berlangsung dan belum tampak akan segera berakhir.
Bahkan menurut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, perang Rusia-Ukraina bisa berlanjut hingga beberapa tahun lamanya.
Kabar Terkini Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunnewsSultra.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-166 perang Rusia dengan Ukraina:
- Rusia memperkuat posisi dan jumlahnya di front selatan Ukraina untuk mempersiapkan diri dalam serangan balasan Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-163: Pasukan Putin Serang Donetsk, 8 Orang Tewas, 3 Anak Luka
Serta kemungkinan akan mempersiapkan tanah untuk menyerang, menurut otoritas militer Inggris dan Ukraina.
“Pasukan Rusia hampir pasti berkumpul di selatan, menunggu serangan balasan Ukraina atau bersiap untuk menyerang." kata Kementerian Pertahanan Inggris.
"Konvoi panjang truk militer Rusia, tank, artileri, dan lainnya terus bergerak dari Donbas ke barat daya,” sambungnya.
- Ukraina dan Rusia saling menyalahkan atas penembakan baru terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) terbesar di Eropa, Zaporizhzhia.
Baca juga: Update Perang Hari Ke-162: Rusia dan Ukraina Saling Tuduh atas Serangan yang Tewaskan 53 Tentara
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyerukan sanksi internasional baru terhadap Moskow untuk "teror nuklir".
Badan pengawas nuklir PBB telah menyerukan untuk segera mengakhiri semua aksi militer di dekat pabrik setelah terkena tembakan pada Sabtu (6/8/2022) malam.