Live YouTube setelah Aksi Spiritualnya Dibongkar Pesulap Merah, Gus Samsudin Singgung Santet Modern

Setelah padepokannya ditutup warga, Gus Samsudin lakukan live streaming YouTube hingga singgung santet yang sangat berbahaya adalah opini di medsos.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
YouTube Marcel Radhival
Pesulap Merah dan Gus Samsudin di Padepokan Nur Dzat Sejati di Desa Rejowinangun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur (Jatim). Kabar terbarunya: Pada Senin (1/8/2022) Gus Samsudin melakukan live streaming di YouTube setelah ramai dibicarakan akibat Padepokan Nur Dzat Sejati miliknya ditutup. Hal ini menyusul ramainya tudingan dari Pesulap Merah yang membongkar kedok pengobatan spiritual 'Keris Petir' Gus Samsudin. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Gus Samsudin tampaknya tak terpengaruh dengan protes warga yang menutup sementara Padepokan Nur Dzat Sejati miliknya.

Pasalnya Gus Samsudin pada Senin (1/8/2022) malam kemarin, melakukan live streaming di kanal YouTube PADEPOKAN NUR DZAT SEJATI.

Dalam live streaming YouTube tersebut, Gus Samsudin menyapa warga di sekitar lokasi pertama berdirinya Padepokan Nur Dzat Sejati di Kabupaten Blitar, Jawa Timur (Jawa Timur).

Gus Samsudin kemudian berbincang dengan seorang warga yang kebetulan juga mempunyai kanal YouTube.

Baca juga: Ustaz Nasihin soal Penutupan Padepokan Gus Samsudin Imbas Keris Petir: Itu Penipuan Kalau Minta Uang

Warga tersebut kemudian meminta saran Gus Samsudin yang telah memiliki lebih dari 1 juta subcribers pada kanal YouTube-nya.

Gus Samsudin lantas mengatakan bahwa konten seorang YouTuber haruslah karya orisinal yang bermanfaat.

"Yang penting, panjenengan (Anda) kalau bikin channel YouTube itu lakukan sesuatu hal yang bermanfaat," ujar Gus Samsudin seperti dilansir TribunnewsSultra.com dari kanal YouTube PADEPOKAN NUR DZAT SEJATI, Selasa (2/8/2022).

"Jadi gini, panjenengan ketika membikin konten, bikinlah sesuatu karya yang dari hasil karya kita sendiri," lanjutnya.

Baca juga: Gaduh Wayang Mirip Khalid Basalamah di Ponpes Ora Aji, Gus Miftah Minta Maaf: Bukan karena Nanggap

Gus Samsudin juga menyampaikan bahwa konten YouTube tak boleh digunakan untuk menjelek-jelekkan orang lain.

Menurut Gus Samsudin, opini yang beredar di media sosial saat ini sangat berbahaya layaknya santet.

"Jangan ketika membuat karya, panjenengan seumpamanya membuat channel YouTube lalu menjelek-jelekkan orang lain," tutur Gus Samsudin.

"Karena santet yang lebih berbahaya sekarang ini, santetnya ya media sosial, opini. Opini itu sangat luar biasa sekali dampaknya," sambungnya.

Gus Samsudin pemilik Padepokan Nur Dzat Sejati saat melakukan live streaming YouTube bersama warga
Gus Samsudin pemilik Padepokan Nur Dzat Sejati saat melakukan live streaming YouTube bersama warga (YouTube PADEPOKAN NUR DZAT SEJATI)

Baca juga: Gelar Pertunjukan Wayang Mirip Khalid Basalamah di Ponpes Ora Aji Sleman, Gus Miftah Banjir Hujatan

Adapun pernyataan Gus Samsudin tersebut mucul setelah aksi pengobatan spiritualnya disebut bohong oleh Pesulap Merah.

Sebelumnya, Pesulap Merah melalui kanal YouTube-nya, Marcel Radhival mengunggah video yang mengklaim bahwa pengobatan spiritual 'Keris Petir' Gus Samsudin adalah kebohongan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved