Profil Blake Lemoine, Insinyur Software yang Dipecat Google Karena Klaim Soal Chatbot AI

Setelah bekerja selama 7 tahun, Blake Lemoine dipecat Google karena mengklaim bahwa chatbot AI-nya adalah orang yang sadar diri. Simak sosoknya.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Wahid Nurdin
The Washington Post/Martin Klimek
Blake Lemoine. Insinyur software senior yang dipecat google gegara klaim Chatbot AI-nya hidup. Selain menjadi insinyur senior dalam bidang software yang telah bekerja di Google selama 7 tahun, Blake Lemoine juga dikenal sebagai ilmuwan komputer, pengembang, dan pengusaha. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Google Alphabet Inc (GOOGL.O) menyatakan bahwa pihaknya telah memecat insinyur perangkat lunak yang mengklaim chatbot AI-nya hidup pada Jumat (22/7/2022).

Insinyur software AI tersebut ialah Blake Lemoine.

Blake Lemoine dipecat karena mengklaim bahwa chatbot kecerdasan buatan (AI) perusahaan LaMDA adalah sesosok makhluk hidup, seperti orang pada umumnya.

Dilansir TribunnewsSultra.com dari Reuters, Google sebelumnya telah menempatkan Blake Lemoine untuk cuti bulan lalu.

Baca juga: Momen Perayaan Hari Ulang Tahun Army Fandom BTS: Trending Topic Twitter hingga Kado dari Google

Google menyebut bahwa Blake Lemoine telah melanggar kebijakan perusahaan dan menemukan klaimnya di LaMDA "sepenuhnya tidak berdasar."

"Sangat disesalkan bahwa meskipun keterlibatan panjang pada topik ini, Blake masih memilih untuk terus-menerus melanggar kebijakan ketenagakerjaan dan keamanan data yang jelas yang mencakup kebutuhan untuk melindungi informasi produk," kata juru bicara Google dalam email kepada Reuters.

Tahun lalu, Google mengatakan bahwa LaMDA - Model Bahasa untuk Aplikasi Dialog - dibangun berdasarkan penelitian perusahaan yang menunjukkan model bahasa berbasis Transformer yang dilatih tentang dialog dapat belajar berbicara tentang apa saja.

Google dan banyak ilmuwan terkemuka lalu dengan cepat mengabaikan pandangan Blake Lemoine sebagai salah arah.

Baca juga: Siapa Sosok Sandiah Ibu Kasur yang Jadi Google Doodle, Mengapa Dipanggil Bu Kasur?

Menurut Google, LaMDA hanyalah algoritma kompleks yang dirancang untuk menghasilkan bahasa manusia yang meyakinkan.

Adapun pemecatan Blake Lemoine pertama kali dilaporkan oleh Big Technology, sebuah buletin teknologi dan masyarakat.

Siapakah Blake Lemoine?

Blake Lemoine adalah insinyur software senior yang bekerja di Google sejak 2015.

Baca juga: Sosok Roehana Koeddoes Ditampilkan Google Doodle Hari Ini, Pahlawan Nasional Wanita, Siapa Dia?

Dilansir TribunnewsSultra.com dari newsunzip.com, Blake Lemoine lahir di Natchitoches, Louisiana, Amerika Serikat pada tahun 1981.

Blake Lemoine lulusan dari Louisiana School for Math, Science, and The Arts.

Blake Lemoine juga menempuh pendidikan tinggi di Universitas Georgia dan Universitas di Lafayette, Louisiana.

Selain menjadi insinyur senior dalam bidang software, Blake Lemoine juga dikenal sebagai ilmuwan komputer, pengembang, dan pengusaha.

Melansir dari linkedin-nya, Blake Lemoine menuliskan bahwa ia ilmuwan komputer yang tertarik untuk mengerjakan teori terobosan dan mengubah teori itu menjadi solusi pengguna akhir.

Blake Lemoine telah mendedikasikan waktu selama 7 tahun terakhir untuk mempelajari dasar-dasar pengembangan perangkat lunak dan kecerdasan buatan yang mutakhir.

Sebelum dipecat, Blake Lemoine diketahui memimpin teknis untuk metrik dan analisis untuk Umpan Penelusuran Google (sebelumnya Google Now).

(TribunnewsSultra.com/Nina Yuniar)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved