Berita Kendari

622 Mahasiswa Baru Poltekkes Kendari Ikut Program Pengenalan Kampus, Syarat Yudisium dan Wisuda

PKKMB diikuti 622 mahasiswa baru Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan atau Poltekkes Kendari, sebagai syarat yudisium hingga wisuda nantinya.

Penulis: Husni Husein | Editor: Muhammad Israjab
(Husni Husein/TribunnewsSultra.com)
Sebanyak 622 mahasiswa baru Poltekkes Kemenkes Kendari ikuti PKKMB berlangsung di Aula Pusat Kegiatan Mahasiswa Poltekkes Kendari pada Selasa (19/7/2022) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebanyak 622 mahasiswa baru Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan atau Poltekkes Kendari ikuti Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru atau PKKMB.

Ratusan mahasiswa baru ini kompak kenakan seragam hitam dan putih, Kegiatan ini berlangsung di Aula Pusat Kegiatan Mahasiswa Poltekkes Kendari pada Selasa (19/7/2022)

Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan Poltekkes Kemenkes Kendari, Zulfikar Fajar mengatakan PKKMB ini bertujuan mahasiswa baru mampu mengenal kondisi lingkungan kampus.

"Mengenal sistem proses akademik kampus yang akan mereka jalani kedepan dan tidak ada lagi kekakuan psikologi serta melek informasi kampus ," katanya.

Baca juga: Sosok Nurul Zeika Wahdaniya Wisudawati Terbaik Poltekkes Kendari, Raih IPK Tertinggi

"Harus tahu gedungnya, tahu lokasi jurusannya masing-masing hingga fasilitas dan layanan pendidikan yang ada di kampus yang mereka bisa akses," tambahnya.

Selain itu, Zulfikar Fajar juga menuturkan proses PKKMB ini wajib diikuti setiap mahasiswa baru sebagai syarat yudisium hingga wisuda nantinya.

"Ini adalah persyaratan kurikuler mahasiswa baru hingga dinyatakan lulus dengan dibuktikan sertifikat," ucapnya.

"Karena kalau tidak ada sertifikat, BKKMB ini mahasiswa tidak bisa mengikuti yudisium dan wisuda," jelasnya menambahkan.

Kata dia, bila mahasiswa baru dinyatakan tidak lulus maka mahasiswa diwajibkan mengikuti BKKMB berikutnya.

Baca juga: Teguh F Rahman Resmi Dilantik Jadi Direktur Poltekkes Kemenkes Kendari, Gantikan Askrening

"Bila dinyatakan tidak lulus mahasiswa baru ini bakal mengikuti lagi pada kegiatan berikutnya untuk bisa mendapatkan sertifikat," terangnya.

Ia mengungkapkan selain diikuti secara offline, PKKMB ini juga turut diikuti secara online untuk mahasiswa baru yang ada di luar Kota Kendari.

"Mencakup Prodi keperawatan, Prodi gizi, Jurusan kebidanan, Teknologi Laboratorium Medik yang berlangsung sejak tanggal 18-21 Juli 2021 mendatang," tuturnya.

Humas Kemenkes Kendari, Muliati Dolofu mengatakan adanya PKKMB ini mahasiswa baru dipersiapkan sejak dini agar dapat beradaptasi secara psikologis dan secara fisik.

"Awalnya mereka pasti akan kebingungan, sehingga PKKMB
 ini dipersiapkan berbagai materi, termasuk teori dan praktek langsung cara menggunakan Siakad itu sendiri," ungkapnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved