300 Siswa SD dan TK di Kendari Akan Ikut BIAN, Pemkot Optimalkan Imunisasi Campak dan Rubella

Sebanyak 300 siswa SD dan SMP di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara akan mengikuti pelaksaan BIAN, Pemkot mengoptimalkan imunisasi Campak dan Rubella.

Amelda Devi/TribunnewsSultra.com
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kendari, Sri Lestari Sulkarnain (baju merah), saat membantu siswa mengikuti pelaksanaan BIAN di SD Negeri 39 Kendari, Selasa (19/7/2022) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari telah menyiapkan agar siswa jenjang sekolah dasar (SD) dan taman kanak-kanak (TK) untuk melaksanakan Bulan Imunisasi Nasional (BIAN) tahun 2022, guna menghadapi Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Dinas Kesehatan (Dinkes) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari, menargetkan 300 lebih SD dan TK di Kendari melaksanakan BIAN tahun 2022 tersebut.

BIAN yang telah memasuki kelompok kedua ini menargetkan anak-anak usia 9 bulan sampai 12 tahun, guna mengebalakan imun tubuh dari Campak (Measles) dan Rubella atau MR.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dikmudora Kota Kendari, Arnaldo, mengatakan, saat ini penyelenggaraan PTM di Kota Kendari sudah berlangsung seratus persen.

Untuk itu, BIAN sangat penting dilakukan.

Baca juga: SMAN 1 Lasolo Sosialisasi Penerapan Aplikasi Sidia, Begini Tanggapan Orangtua Siswa di Konawe Utara

“Kita inginkan anak kita ini memang siap untuk PTM, kita butuh imun mereka yang kuat dan sehat,” ucap Arnaldo saat pelaksanaan BIAN di SD Negeri 39 Kendari, Selasa, (19/7/2022) yang dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kendari, Sri Lestari Sulkarnain.

Di tempat yang sama, Kepala Puskesmas Kecamatan Puuwatu, dr Patma Ayu, menjelaskan, imunisasi MR sudah mencapai 34 persen untuk jenjang SD dan TK, khususnya di Kecamatan Puuwatu.

“Alhamdulillah di tahap kedua ini cukup begitu antusias, di SD 39 ini kurang lebih sudah seratus lebih anak yang sudah di imunisasi,” terangnya.

Patma menekankan bahwa imunisasi ini bukanlah vaksinasi Covid-19, sebab jenis imunisasi ini untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak utamanya dalam mencegah MR.

Penekanan ini disampaikan karena masih ada orangtua yang menolak anaknya ikut imunisasi.

Baca juga: Gedung Baru Kantor Wali Kota Kendari Bakal Ditempati Akhir Juli, Progres Pembangunan Capai 90 Persen

Senada, Kepala Sekolah SD Negeri 39 Kendari, Zainuddin, menegaskan bahwa orangtua tak perlu takut anaknya ikut pelaksanaan BIAN.

“Imunisasi ini bukan untuk ditakutkan karena program ini sangat baik dan bertujuan meningkatkan kekebalan tubuh anak didik kita,” tegasnya. (*) 

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved