Rabu, 6 Mei 2026

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-105: Ukraina Kesulitan Halau Pasukan Putin di Sievierodonetsk

Pasukan Ukraina berjuang untuk mencegah serangan Rusia di Sievierodonestk ketika 800 warga sipil mengungsi di pabrik kimia di kota tersebut.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
zoom-inlihat foto Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-105: Ukraina Kesulitan Halau Pasukan Putin di Sievierodonetsk
REUTERS/Serhii Nuzhnenko
Prajurit Ukraina berpatroli di suatu daerah, saat serangan Rusia ke Ukraina berlanjut di lokasi yang dirahasiakan di wilayah Kharkiv, Ukraina pada Selasa (10/5/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Perang yang terjadi antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Rabu (8/6/2022) terhitung telah berlangsung selama 105 hari.

Invasi itu dimulai sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022).

Dalam serangan yang disebut Moskow sebagai 'operasi militer khusus' ini, Putin bertujuan untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.

Konflik bersenjata di antara dua negara bertetangga itu hingga kini masih berlanjut dan belum ada tanda-tanda akan berakhir.

Baca juga: Puluhan Jasad Tentara Ukraina Dikembalikan Rusia, Milter Kyiv Langsung Lakukan Tes DNA

Dilansir TribunnewsSultra.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-105 perang Rusia dengan Ukraina:

- Pasukan Ukraina mengalami kesulitan untuk mencegah serangan Rusia di pusat Sievierodonestk.

Tetapi, kata pejabat regional, Moskow tidak belum sepenuhnya menguasai kota timur di Ukraina itu.

Pasukan Rusia telah merebut tempat tinggal di kota utama di timur dan berjuang untuk menguasai zona industri di pinggirannya dan kota-kota terdekat, kata Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-104: Zelenskyy Akui Pasukan Putin Unggul di Sievierodonetsk

Sementara itu, Gubernur Luhansk Serhiy Haidai mengakui bahwa pasukan Rusia mengendalikan pinggiran industri kota timur Ukraina.

Citra satelit dari Maxar Technologies juga menunjukkan kerusakan signifikan di Sievierodonetsk dan Rubizhne di dekatnya.

- Sebanyak 800 warga sipil mengungsi di sebuah pabrik kimia di Sievierodonetsk, menurut pengacara Dmytro Firtash, yang perusahaannya memiliki fasilitas tersebut.

"800 warga sipil ini termasuk sekitar 200 dari 3.000 karyawan pabrik dan sekitar 600 penduduk kota Sievierodonetsk," ujar pengacara Amerika Serikat Lanny Davis melalui web resmi perusahaan.

Baca juga: Mantan Panglima Tinggi NATO Sebut Babak Baru Perang Rusia-Ukraina Terjadi di Laut Hitam

- Lebih dari 1.000 tentara Ukraina yang menyerah di kota pelabuhan selatan Mariupol telah dipindahkan ke Rusia, menurut kantor berita milik negara Rusia, Tass.

Lebih banyak tahanan perang Ukraina akan dibawa ke Rusia “nanti”, kata sumber tersebut mengutip keterangan penegak hukum Rusia.

Beberapa warga yang berhasil melarikan diri mengatakan bahwa mereka tidak diberi pilihan selain melakukan perjalanan ke Rusia dalam apa yang dianggap Kyiv sebagai "deportasi", Agence France-Presse melaporkan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved