OPINI

OPINI: Kendari Kota Busur?

Kota Kendari beberapa hari terakhir menjadi kota 'busur' karena tiap malam terjadi korban pembusuran.

Handover
Laode Rahmat Apiti, Mahasiswa Pascasarjana Universitas Haluoleo Kendari 

Oleh Laode Rahmat Apiti, Mahasiswa Pascasarjana Universitas Haluoleo Kendari

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Kota Kendari beberapa hari terakhir menjadi kota 'busur' karena tiap malam terjadi korban pembusuran.

Teror busur kini menjadi momok warga Bumi Anoa.

Kedamaian warga kota mulai terusik, setiap hari di media massa kita disajikan berita pembusuran.

Korban mulai berjatuhan yang terdiri dari remaja hingga orang tua.

Para pembusur sepertinya tidak memilah milah korbannya.

Baca juga: Opini: Tantangan Perbankan Daerah

Siapapun yang dijumpai dan ada kesempatan untuk dijadikan sasaran langsung dieksekusi.

Korban pembusuran terus berjatuhan, aparat kepolisian sepertinya kelabakan menghadapi pola kerja "genk" pembusur tersebut.

Berbagai cara digunakan pihak kepolisian untuk menangkap pelaku namun genk pembusur tidak jera. Bahkan seperti mengirim sinyal perlawanan pada aparat sebab tiap malam pada titik yang berbeda genk tersebut "operasi" mencari sasaran caranyapun makin brutal dan masif.

Bagi penulis peristiwa pembusuran yang tiap malam terjadi bukan peristiwa kriminal biasa.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved