UHO Kendari

Pengalaman Peserta UTBK SBMPTN di Universitas Halu Oleo Kendari Hari Pertama, Persiapan Harus Matang

Ini berbagai cerita pengalaman peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) di UHO Kendari.

Penulis: Husni Husein | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Husni Husein
Ini berbagai cerita pengalaman peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) di Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari. Seperti diketahui, pada hari ini, Selasa (17/5/2022) merupakan hari pertama pelaksanaan UTBK SBMPTN bagi peserta calon mahasiswa baru di UHO Kendari. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Ini berbagai cerita pengalaman peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) di Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari.

Seperti diketahui, pada hari ini, Selasa (17/5/2022) merupakan hari pertama pelaksanaan UTBK SBMPTN bagi peserta calon mahasiswa baru di UHO Kendari.

Untuk itu, berikut ini berbagai kisah pengalaman diceritakan sejumlah peserta saat menghadapi soal Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri di UHO Kendari.

Erkilandari, mengatakan persiapan harus cukup matang saat hendak melakukan tes ujian bukan melulu soal kecakapan belajar melainkan fisik hingga mental pun harus benar-benar siap.

Pasalnya, kata dia, awal memulai berbaris untuk masuk dalam ruangan ujian saja sudah deg-degan menghampiri diri.

Baca juga: Rektor UHO Prof Zamrun Imbau Calon Mahasiswa Baru Universitas Halu Oleo Kendari Jangan Percaya Calo

Ditambah, pelaksanaan yang cukup lama sekira tujuh jam lamanya peserta harus benar-benar dalam kondisi prima tidak lapar dan tidak dehidrasi.

"Iya kak di dalam tegang sekali, tapi alhamdulillah terisi semua walaupun memang saat proses ujian banyak mikir takut salah," katanya.

Meski begitu, ia tetap optimis lolos sebagai mahasiswa baru pada program studi Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat UHO yang ia pilih pada SBMPTN tersebut.

La Ode Muslan mengungkapkan kondisi tubuh sangat mempengaruhi proses hingga hasil UTBK SBMPTN gelombang pertama ini.

Kata dia, duduk mengerjakan soal selama kurang lebih tujuh jam ditambah dinginnya ruangan ber-AC membuat konsentrasi kadang-kadang tak terkontrol.

Baca juga: Hari Pertama Pelaksanaan UTBK SBMPTN di Universitas Halu Oleo Kendari Berlangsung 2 Shift

"Alhamdulillah terjawab semua walau hasilnya seperti apa tetapi tetap optimis pasti lulus," ujar La Ode Muslan.

Sementara itu, Yusran peserta asal Kabupaten Muna, Sultra menuturkan percaya diri, semangat tinggi dan tidak lupa untuk sarapan ialah hal yang harus dimiliki setiap peserta ujian.

"Saya ambil program studi Ilmu Hukum dan Ilmu Komunikasi yah alhamdulillah lega selesai juga harus pertama tinggal tunggu hasilnya," tuturnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved