Berita Sulawesi Tenggara
Gubernur Sultra Ali Mazi Sebut Idulfitri Jadi Momentum Saling Mengunjungi Tapi Tetap Menjaga Prokes
Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi menyebut perayaan Idulfitri 1443 H merupakan momentum untuk berkumpul bersama dan saling mengunjung sanak keluarga
Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
Selalu dapat menyelesaikan masalah dengan cara yang mudah. Tapi sebaliknya, tak sedikit orang yang membuat persoalan yang sebenarnya gampang menjadi rumit dan menyusahkan, termasuk dalam soal agama.
"Ajaran Islam yang semula mudah dan sederhana, di tangan orang-orang sulit bisa berubah menjadi tak sederhana dan bahkan memberatkan,” kata Kakanwil Kemenag.
Kakanwil mengutip kalimat Prof Imam Slamet Santoso, seorang Guru Besar Universitas Indonesia, “orang bijak memecahkan masalah yang rumit dengan cara yang gampang. Sedangkan orang yang bodoh menyelesaikan masalah yang gampang dengan cara yang rumit”.
Untuk diketahui, dalam pelaksanaan salat Id tersebut, tampak Pj Sekretaris Daerah Sultra Asrun Lio mendampingi Gubernur dan mantan Sekda Sultra Nur Endang Abbas.
Setelah merayakan salat Id, bersama dengan putra putrinya, Gubernur Sultra Ali Mazi melakukan ziarah kubur ke makam mendiang Agista Ariani yang wafat pada 13 Juli 2021 silam.
Baca juga: Kepala Kanwil Kemenag Sultra Jadi Khatib Salat Idulfitri dengan Kondisi Lengan Kanan Dililit Perban
Sebelumnya, pada malam takbiran, Gubernur Sultra juga melakukan pengecekan pos pengamanan Idulitri di sejumlah titik di Kota Kendari, bersama dengan jajaran pimpinan TNI/Polri di Sultra. (*)
(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari)