Berita Kendari
Ketua TP PKK Kota Kendari Minta Perusahaan Hadirkan Penanganan Stunting di Lingkungan Kerja
Ketua TP PKK Kota Kendari, Sri Lestari Sulkarnain meminta perusahaan menghadirkan penanganan stunting di lingkungan kerja.
Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Sitti Nurmalasari
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Ketua TP PKK Kota Kendari, Sri Lestari Sulkarnain meminta perusahaan menghadirkan penanganan stunting di lingkungan kerja.
Hal itu ia sampaikan saat menjadi pemateri Pencegahan Stunting di Perusahaan dalam sosialisasi Pencegahan dan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, Mogok Kerja dan Penutupan Perusahaan di Kabupaten Kota 2022.
Kegiatan yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Kendari ini berlangsung di Hotel Kubah 9 Kendari, selama dua hari pada Rabu, 30 Maret 2022 dan Kamis (31/3/2022).
Sri Lestari Sulkarnain mengatakan penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan juga menjadi tanggung jawab pihak swasta.
Kata dia, bertanggung jawab menghadirkan generasi terbaik, sehat, cerdas, tentunya maju ke arah yang mandiri sebagai penerus pada masa yang akan datang.
Baca juga: Sekda Nahwa Umar Ingatkan Warga Kota Kendari Tak Memberikan Bantuan ke Anak Jalanan dan Gepeng
"Karena kita tahu ini penting, gagal tumbuh dan berkembang tidak hanya gagal dari segi tumbuh fisiknya, tapi juga dari segi intelegensi, IQnya," kata Sri Lestari.
Sebab, jika seseorang mengalami gagal tumbuh dan berkembang, maka akan berdampak pada penurunan kualitas diri.
Hal ini, kata dia, tentu saja mengakibatkan penurunan produktivitas kerja yang berdampak pada turunnya produktivitas perusahaan.
Ia harap pihak perusahaan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Kendari untuk menghadirkan posyandu terdekat di perusahaan.
Selain itu, memberikan cuti hamil, bersalin, insentif pangan khusus untuk ibu hamil, memastikan agar rumah setiap karyawan sehat mulai dari sanitasi yang baik dan sebagainya.
Baca juga: Dinas Sosial Kota Kendari Tindak Tegas Oknum yang Salahi Prosedur, Sebut Langsung Dikeluarkan
"Bagaimana karyawan di perusahaan bisa menghadirkan generasi yang terbaik, misalnya mengadakan posyandu di perusahaan bekerja sama dengan pemerintah," ujarnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)