Berita Kendari

UTBK Hari Pertama Sebanyak 477 Pelajar SMAN 2 Kendari Sulawesi Tenggara Ikut Ujian

Diketahui sesuai jadwal pelaksanaannya, ujian sekolah tingkat SMA se Indonesia berlangsung mulai Senin (21/3/2022) termasuk di Kota Kendari

Penulis: Husni Husein | Editor: Muhammad Israjab
(Husni Husein/TribunnewsSultra.com)
Pelaksanaan hari pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Sekolah Menengah Atas Negeri atau SMAN 2 Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Ujian Tulis Berbasis Komputer atau UTBK di Sekolah Menengah Atas Negeri atau SMAN 2 Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), mulai dilaksanakan.

Diketahui sesuai jadwal pelaksanaannya, ujian sekolah tingkat SMA se Indonesia berlangsung mulai Senin (21/3/2022) termasuk di Kota Kendari Provinsi Sultra.

Pantauan TribunnewsSultra.com pelaksanaan ujian berlangsung tertib di SMAN 2 Kendari yang berlokasi di JL Sisingamangaraja, No 41, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kendari.

Kepala SMAN 2 Kendari, Sujarwin mengatakan pelaksanaan ujian pada hari pertama ini dihadiri 100 persen peserta ujian dengan kondisi fit.

Baca juga: Jadwal Pelaksanaan UTBK SBMPTN 2022, UHO Kendari Bakal Gelar Offline Sesuai Prokes

"Alhamdulillah pada pelaksanaan hari pertama ini 100 persen hadir tidak ada satupun yang tidak hadir," katanya.

Untuk peserta pelaksanaannya sendiri, ia mengungkapkan sebanyak 477 siswa-siswi yang terdiri dari jurusan IPA dan IPS.

"Laki-laki itu ada 179 dan perempuan itu ada 248. Sementara untuk siswa pada Jurusan IPA ada 287 dan IPS 190 semua siswa hari ini mengikuti ujian dengan baik," tuturnya.

Lanjut kata Sujarwin, seminggu sebelum pelaksanaan ujian ini pihaknya telah melakukan berbagai macam persiapan.

Baca juga: SIMAK Alur SBMPTN 2022 Mulai Jadwal, Tahap Pendaftaran, Ketentuan, Materi, Kelompok Ujian Biaya UTBK

Katanya, mulai dari kepanitiaan hingga penyusunan soal hingga kisi-kisi soal dan kartu soal pelaksanaan ujian.

Sejauh ini tak ada keluhan peserta ujian yang diterimanya akibat khawatir tak lulus atau grogi berlebihan akibat menghadapi ujian.

"Tidak ada, mengacu apa yang diputuskan secara nasional dan pihak provinsi syarat untuk lulus itu kan hanya ada 3," tuturnya.

Seperti peserta ujian telah mengikuti proses belajar mengajar dari semester awal hingga akhir yang dibuktikan dengan adanya buku rapor.

"Berikutnya, memiliki perilaku yang baik atau pribadi yang sopan dan syarat terakhir ialah mengikuti pelaksanaan ujian sekolah," jelasnya.

Pantauan dilapangan, peserta ujian yang diikuti siswa-siswi kelas XII IPA dan IPS SMAN 2 Kendari ini berlangsung terbagi beberapa shift. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved