Berita Kendari

Dikmudora Kendari Kembali Perpanjang PTMT dan PJJ Murid PAUD hingga Siswa SD dan SMP

Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) memperpanjang PTMT dan PJJ siswa PAUD, SD dan SMP.

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Kendari, Makmur 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) memperpanjang PTMT dan PJJ siswa PAUD, SD dan SMP.

Sebelumnya, aturan pengklasifikasian siswa diatur dalam Surat Edaran Wali Kota Kendari Nomor: 420/913/2022 tertanggal 7 Maret 2022.

Surat Edaran tersebut tentang Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Tahun Pelajaran 2021-2022 yang berlaku mulai 7-19 Maret 2022.

Kepala Dinas Dikmudora Kota Kendari, Makmur menyampaikan pihaknya memperpanjang surat edaran tersebut hingga waktu yang belum ditentukan.

Kata dia, sembari melihat kondisi dan perkembangan kasus Covid-19 di Kota Kendari, dan berdasarkan koordinasi dengan Pemerintah Kota Kendari, Wali Kota Kendari, dan Satgas Covid-19.

Baca juga: Asisten III Lantik Yusmin sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Sulawesi Tenggara

"Ya surat edaran diperpanjang kita masih melihat perkembangan situasi Covid-19 di Kota Kendari," kata Makmur saat ditemui di Kantor Dikmudora Kendari, Senin (21/3/2022).

Di mana pengaturan PTMT dan PJJ ini berlaku untuk jenjang PAUD/RA, SD/MI, SMP/MTS, yayasan dan lembaga kursus/pelatihan tahun pelajaran 2021/2022 di Kota Kendari.

Untuk sekolah jenjang SMP, saat ini siswa kelas 1 dan 2 melakukan PJJ dari rumah, lantaran siswa kelas 3 SMP sedang melaksanakan Ujian Sekolah Berbasik Komputer (USBK).

"Karena sekarang lagi USBK untuk SMP, berarti yang kelas 1 dan 2 SMP belajar dari rumah. Sementara SD tetap berjalan sesuai dengan surat edaran sambil menunggu penjelasan berikutnya," jelasnya.

Untuk evaluasi pelaksanaan pembelajaran dengan pengklasifikasian tersebut, kata dia ada peningkatan jumlah anak usia 6-11 yang telah divaksin.

Baca juga: Himpunan Mahasiswa Jurusan Matematika FKIP UHO Kendari Gelar Pamer XV se-Indonesia

Seperti diketahui, sampai saat ini capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kota Kendari sudah mencapai 41,82 persen.

Ia berharap situasi Covid-19 di Kota Kendari dan level PPKM semakin turun, agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal.

Kata dia, dengan catatan diharapkan pula peran orangtua yang memiliki anak usia sekolah 6-11 tahun yang belum vaksin untuk segera vaksin.

"Untuk teman-teman pendidik dan tenaga kependidikan lainnya yang belum booster agar segera vaksin," ujarnya.

"Supaya kekebalan komunal kita bisa segera terbentuk dengan baik khususnya di bidang pendidikan di lingkup pendidikan," tutupnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved