Berita Kendari

Makin Kumuh, Pedagang Pasar Mandonga Kendari Mau Setop Kontrak PT Kurnia, Diamini Sulkarnain Kadir

Para pedagang di Pasar Basah Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), bersikeras ingin memutus kontrak dengan PT Kurnia sebagai pengelola.

Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Risno Mawandili
Amelda Devi/TribunnewsSultra.com
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, saat menghadiri hari jadi Kerukunan Pedagang Pasar Mandonga (KP2M) yang ke 20, di Saung Zona Alam, Jl Y Wayong Pondambea, samping Masjid Darussalam, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (13/3/2022).  

"Saya kira tidak ada pilihan lagi kecuali kontrak ini diakhiri. Hanya saja memang saya tidak bisa berbicara lebih, karena saya berakhir Oktober tahun ini. Tapi itu tidak menutup langkah DPRD yang akan mengawal untuk selanjutnya," tambah Sulkarnain.

Dalam forum yang sama, Ketua KP2M Kota Kendari Abdul Kadir mengatakan bahwa kehadiaran PT Kurnia tidak memberikan perubahan untuk pasar.

"Berbagai macam hal-hal yang dialami mulai dari pembangunan, kebersihan yang tidak dilakukan dengan baik oleh PT Kurnia selaku pengelola Pasar Mandonga," kata Abdul Kadir.

Melalui kegiatan ini, ia berharap agar Pemkot Kendari segera mengambil alih dengan membentuk tim.

Sehingga kontrak dengan PT Kurnia tidak diperpanjang lagi dan dikembalikan ke pemerintah Kota Kendari untuk mengelola. 

Baca juga: KNPI Sultra Gelar Dialog Kepemudaan, Ali Mochtar Ngabalin: Modal Utama Pemuda Adalah Culture

"Agar pasar Mandonga ini dikembalikan kepada pemerintah kota untuk dikelola. Saya tidak tahu apakah akan ada kontrak baru, tapi sampai saat ini kita masih menggunakan kontrak yang lama, yang jelas kami menolak perpanjangan kontrak dengan PT Kurnia," tegasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved