Sekolah Online vs Tatap Muka di Kendari

Pengalaman Siswa SD dan SMP Sekolah Online di Kendari Sultra, Akui Lebih Senang Belajar Tatap Muka

Inilah cerita siswa SD dan SMP di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berbagi pengalaman selama menjalani sekolah online.

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Pengalaman Siswa SD dan SMP Sekolah Online di Kendari Sultra, Akui Lebih Senang Belajar Tatap Muka 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Inilah cerita siswa SD dan SMP di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berbagi pengalaman selama menjalani sekolah online.

Diketahui, siswa SD dan SMP kembali menjalankan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama lebih dari dua pekan terakhir ini.

Padahal, sebelumnya mereka mulai beradaptasi melakukan pembelajaran offline di sekolah sejak pertengahan 2021 lalu.

Langkah itu diambil Pemerintah Kota Kendari untuk melindungi para siswa yang dianggap rentan tertular virus, lantaran kasus Covid-19 di Kota Kendari sempat naik pada Februari 2022 lalu.

Saat ditemui TribunnewsSultra.com di sekolah, usai penilaian tengah semester (PTS) beberapa siswa SD Negeri 51 Kendari ini mengaku menginginkan belajar tatap muka di sekolah.

Pengalaman Siswa SD dan SMP Sekolah Online di Kendari, Akui Lebih Senang Belajar Tatap Muka
Inilah cerita siswa SD dan SMP di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berbagi pengalaman selama menjalani sekolah online.

Sejumlah siswi kelas 6 SD Negeri 5 Kendari, Dwi, Novi, Nasya, dan Fika ini menceritakan pengalaman selama belajar online.

Mereka kompak mengatakan sulit memahami materi saat belajar online melalui Google Meet maupun Zoom dan tidak bersemangat.

Mereka mengatakan lebih mudah memahami materi-materi pembelajaran saat belajar tatap muka di sekolah.

"Lebih seru offline, kalau Google Meet tidak paham tapi kalau sekolah tatap muka lebih paham pembelajarannya," kata Dwi.

Selain itu, banyak kendala yang dialami dan dihadapi selama belajar online, seperti jaringan internet yang kadang tidak stabil.

Baca juga: Tanggapan Orangtua Siswa Soal Belajar Online vs Sekolah Tatap Muka di Kendari Sulawesi Tenggara

Mereka berharap pembelajaran online tidak diadakan kembali, sementara saat ini yang melaksanakan sekolah online dari kelas 1-5 SD dan kelas 7-8 SMP.

"Kami maunya sekolah tatap muka, jangan ada belajar daring, tidak bisa ketemu sama teman-teman," bebernya.

Hal serupa juga dirasakan oleh siswa-siswi SMP Negeri 10 Kendari, Wa Ode Septiani Nabila dan Wa Ade Tetri.

Keduanya mengatakan lebih senang masuk sekolah secara offline karena lebih paham materi pembelajaran.

Tak hanya itu, kata keduanya, selama belajar offline di sekolah mereka bisa bertemu dengan teman-teman.

Baca juga: DPRD Kendari Sebut Vaksinasi Cara Pemerintah Lindungi Siswa saat Belajar Tatap Muka di Sekolah

Sementara selama sekolah online, terkadang mereka terkendala jaringan, dan paket internet yang cepat habis. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved