Berita Sulawesi Tenggara

BEM Unidayan Baubau dan Himpunan Pelajar Mahasiswa Tomia-Baubau Donasi Al Quran di Wakatobi

Adapun bentuk bakti sosial ini yakni membagikan donasi Al Quran di Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) Kabupaten Wakatobi.

Penulis: Husni Husein | Editor: Muhammad Israjab
Istimewa
Guna tingkatkan minat baca Al Qur'an pada anak-anak, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Dayanu Ikhsanuddin atau BEM Unidayan Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sumbang donasi 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Dayanu Ikhsanuddin atau BEM Unidayan Baubau bersama Himpunan Pelajar Mahasiswa Tomia-Baubau (Hipmit) melakukan bakti sosial.

Adapun bentuk bakti sosial ini yakni membagikan donasi Al Quran di Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) Kabupaten Wakatobi.

Menurut Ketua BEM Unidayan Baubau, Adi Majuun mengatakan dengan kegiatan tersebut cerminan sekaligus motivasi bagi warga sekitar untuk ikut andil dalam merealisasikan pendirian TPQ di Wakatobi.

"Saat ini gedungnya sedang dalam proses pembangunan dan ini saya kira angin segar untuk kita semua, olehnya itu kita harapkan semua pihak ikut berkontribusi, karena ini adalah wadah pembentukan tunas-tunas generasi robbani," katanya, Jumat (25/2/2022).

Bersama perwakilan Hipmit, Nur agnin, keduanya menayalurkan donasi tersebut kepada Kepala dan Pembina TPQ Darul Hijrah berlokasi di kelurahan Waha, Kecamatan Tomia, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Baca juga: Penerimaan CPNS 2022 Ditiadakan Kecuali Sekolah Kedinasan dan Rekrutmen PPPK, Jadwal Pendaftaran?

Baca juga: Menag Yaqut dan Deretan Pernyataan Kontroversial, Teranyar Suara Anjing Menggonggong dan Toa Masjid

Diketahui, TPQ Darul Hijrah merupakan lembaga Non Formal bergerak dibidang pendidikan Al Quran khusus pemberantasan buta Aksara Baca tulis Al Quran.

Saat ini TPQ tersebut telah memiliki izin operasional yang di terbitkan Kementerian Agama Kabupaten Wakatobi ter tanggal 30 Juni 2021 lalu.

Kepala dan Pembina TPQ, Supriono mengungkapkan apresiasi kepada kelompok pemuda yang saat ini masih ikut berperan dalam pemberantasan buta Aksara Baca tulis Al Qur'an.

Kata dia, saat ini santri TPQ Darul Hijrah berjumlah 125 terdiri dari beberapa klasifikasi yaitu Anak sekolah Dasar, SMP , SMA l, muda mudi, dan orang tua baik bapak maupun ibu- ibu.

"Untuk sementara proses belajar mengajar berempat di rumah kami pribadi dan rumah salah satu santri, karena  jumlah lumayan banyak sehingga sebagian santri kami bina di rumah salah satu rumah santri," tutupnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved