Berita Kendari

BI Sebut Kota Kendari Jadi Wilayah Dominan Inflasi di Sulawesi Tenggara, Disusul Kota Baubau

Hal ini disampaikan Plt Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sultra, Taufik Ariesta Ardhiawan saat jadi pembicara dalam HUT ke-1 TribunnewsSultra

Penulis: Husni Husein | Editor: Muhammad Israjab
(Husni Husein/TribunnewsSultra.com)
Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi wilayah yang dominan mengalami Inflasi dan disusul Kota Baubau se Sultra 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi wilayah yang dominan mengalami inflasi disusul Kota Baubau dari 17 kabupaten dan kota.

Hal ini disampaikan Plt Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sultra, Taufik Ariesta Ardhiawan saat jadi pembicara dalam HUT ke-1 TribunnewsSultra.com

Mengusung tema Perkembangan dan Proyeksi Perekonomian Sulawesi Tenggara 2022, Taufik Ariesta Ardhiawan membeberkan sejumlah progres perekonomian Sultra ditengah pandemi.

Taufik Ariesta Ardhiawan mengatakan inflasi terjadi di Sultra disebabkan ketersediaan ikan segar.

Baca juga: BPS Sulawesi Tenggara Paparkan Data Inflasi hingga Ekspor dan Impor di HUT TribunnewsSultra.com

"Infkasi di suatu daerah dicatat oleh Bada Pusat Statistik (BPS) dan Inflasi di Sultra itu ada di dua Kota yaitu Kota Kendari dan Kota Baubau yang memang terbesar itu ada di Kota Kendari," katanya.

Taufik Ariesta Ardhiawan bilang, hal ini terjadi selain dari kondisi gelombang air laut atau cuaca yang ada di Sultra, saat momen ramadhan dan hari raya juga turut mempengaruhi. 

"Seperti kita tahu bersama masyarakat Sultra konsumsi ikan segarnya sangat sangat besar. Jadi kalau terjadi sesuatu pada ikan segar inflasi kita juga akan meningkat," jelasnya.

Baca juga: HUT ke-1 TribunnewsSultra.com, Branch Manager Hyundai Kendari Harap Pemberitaan Sampai ke Pelosok

"Tentunya juga dipengaruhi dari permintaan masyarakat yang tinggi dan pola masyarakat tingginya permintaan itu pada saat Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri," imbuhnya.

Untuk itu kata dia, jelang memasuki Ramadhan 2022 guna mengantisipasi terjadinya inflasi, BI Sultra terus berkoordinasi bersama pemerintah masing-masing daerah.

"Kita tidak lama lagi pada bulan April mendatang akan memasuki momen-momen itu, Kita akan menguatkan sinergi persiapan agar inflasi pada momen ini tetap terjaga," tuturnya.

"Disamping itu juga kita mendorong kerjasama antar daerah untuk saling mensupport ketersediaan daerah satu dengan daerah lainnya," tambahnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved