Berita Wakatobi

Anggota Polres Wakatobi Terancam Dipecat dari Polri, Gegara Diduga Jadi Sindikat Pengedar Narkoba

Anggota Kepolisian Resor atau Polres Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Aipda Akbar Sarman terancam dipecat dari Polri.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Anggota Polres Wakatobi Terancam Dipecat dari Polri, Gegara Diduga Jadi Sindikat Pengedar Narkoba 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Seorang anggota Kepolisian Resor atau Polres Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Aipda Akbar Sarman terancam dipecat dari Polri.

Hal itu menyusul polisi yang bertugas di Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Wakatobi tersebut ditangkap Polda Sultra.

Aipda Akbar Sarman, ditangkap Direktorat Reserse dan Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sultra setelah diduga menjadi sindikat pengedar narkoba.

Diketahui, polisi menangkap Aipda Akbar Sarman di salah satu hotel di Kota Kendari dengan seorang perempuan bernama Asriani Arsyad (31), pada Rabu (2/2/2022) sekira pukul 21.43 Wita.

Hasil penangkapan tersebut, polisi menyita dua paket sabu seberat 0,95 gram dari tangan kedua tersangka.

Baca juga: Anggota Polres Wakatobi Ditangkap Bersama Seorang Wanita di Kamar Hotel, Diduga Pengedar Narkoba

Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sultra, Kombes Pol Prianto Teguh mengatakan, perbuatan Aipda Akbar Sarman diduga melanggar kode etik profesi kepolisian.

Saat ini, pihaknya tengah menangani kasus tersebut, termasuk memeriksa sejumlah saksi berikut Aipda Akbar Sarman.

Setelah berkas pemeriksaan perkara lengkap, Propam Polda Sultra akan menggelar sidang kode etik profesi.

"Untuk sanksinya sudah jelas atensi Kapolri, melalui Kadiv Propam, ini pelanggaran berat, dapat di-PTDH (pemecatan dengan tidak hormat)," ujar Prianto Teguh saat dihubungi melalui telepon, Rabu (9/2/2022).

Ia menegaskan, tak ada ampun, karena atensi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo adalah sanksi berat.

Baca juga: Kronologi Penangkapan Anggota Polres Wakatobi Bersama Wanita dan 5 Jaringan Narkoba di Kendari

Apalagi, kata Prianto Teguh, Aipda Akbar Sarman ini bertugas di institusi korps bhayangkara pada Satresnarkoba Polres Wakatobi.

Sejauh ini, Propam Polda Sultra sudah memeriksa enam saksi, warga sipil yang ditangkap bersama Aipda Akbar Sarman.

Selain itu, Propam Polda Sultra juga masih menelusuri perbuatan Aipda Akbar Sarman ini dilakukan lebih dari satu kali.

"Nanti saya cek lagi, kalau itu hasil pemeriksaan Direktorat Narkoba, maka bisa jadi," ujar Kombes Pol Prianto Teguh. (*)

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved