Selasa, 19 Mei 2026

Sempat Menolak, Arteria Dahlan Akhirnya Mau Minta Maaf atas Polemik Bahasa Sunda

Sempat menolak untuk meminta maaf, akhirnya Arteria Dahlan mau menyampaikan permohonan maafnya atas polemik bahasa sunda yang dibuatnya.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Wahid Nurdin
zoom-inlihat foto Sempat Menolak, Arteria Dahlan Akhirnya Mau Minta Maaf atas Polemik Bahasa Sunda
Kompas.com / Dani Prabowo
Anggota Komisi II DPR F-PDIP Arteria Dahlan meminta Kepala Kejaksaan Tinggi yang berbahasa Sunda agar dicopot dari jabatannya, kini akhirnya mau meminta maaf 

Bahkan Arteria mempersilakan pihak-pihak yang memprotesnya untuk melapor ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

"Kalau saya salah kan jelas, mekanismenya ada MKD, apakah pernyataan salah. Kita ini demokrasi, silakan kalau kurang berkenan dengan pernyataan saya silakan saja," ucap Arteria Dahlan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (19/1/2022).

"Izinkan saya juga menyatakan yang demikian, repot dong kalau anggota DPR tiba-tiba seperti ini," imbuhnya.

Minta Kajati Berbahasa Sunda Dicopot

Diwartakan sebelumnya, Arteria Dahlan kembali menjadi sorotan publik karena permintaannya untuk memecat seorang Kajati.

Baca juga: Tak Setuju Nusantara Jadi Nama Ibu Kota Baru, Fadli Zon: Harusnya Dinamakan Jokowi

Dilansir TribunnewsSultra.com dari Kompas.com, Arteria Dahlan meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk mencopot seorang Kajati yang berbicara menggunakan bahasa Sunda dalam rapat.

Permintaan Ateria Dahlan itu disampaikannya saat rapat kerja Komisi III DPR dengan Kejaksaan Agung, Senin (17/1/2022) lalu.

Kejadian ini berawal ketika Arteria Dahlan menyatakan harapannya terhadap Kejaksaan Agung (Kejagung) agar bersikap profesional dalam bertugas.

"Saya minta betul kita profesional, saya sama Pak JA (Jaksa Agung) ini luar biasa sayangnya, Pak," kata Arteria Dahlandalam rapat kerja Komisi III DPR dengan Kejagung, Senin (17/1/2022).

Arteria Dahlan sontak menyebut adanya Kajati yang berbahasa Sunda saat rapat.

Baca juga: Dapat Asimilasi Rumah, Petinggi Sunda Empire Bebas, Warganet: Tatanan Bumi Akankah Kembali Normal?

Menurut Arteria Dahlan, seharusnya seorang Kajati menggunakan bahasa Indonesia saat mengikuti rapat.

"Ada kritik sedikit Pak JA, ada Kajati Pak dalam rapat, dalam raker itu ngomong pakai bahasa Sunda, ganti Pak itu," ungkap Arteria Dahlan.

Hal tersebut dianggap harus menjadi pertimbangan bagi Jaksa Agung untuk mengganti Kajati yang dimaksud.

Arteria Dahlan menilai, seorang Kajati harus berbahasa Indonesia ketika memimpin rapat, supaya tak menimbulkan salah persepsi bagi pendengarnya.

"Kita ini Indonesia, Pak. Nanti orang takut, kalau pakai bahasa Sunda ini orang takut, ngomong apa, sebagainya. Kami mohon yang seperti ini dilakukan tindakan tegas," imbuhnya.

(TribunnewsSultra.com/Nina Yuniar) (Kompas.com/Ardito Ramadhan/Nicholas Ryan Aditya)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Akhir Drama Pernyataan Arteria Dahlan, Minta Maaf dan Dijatuhi Sanksi oleh PDI-P" dan "Ribut soal Pernyataan Arteria Dahlan untuk Copot Kajati Berbahasa Sunda, Ini Awalnya..."

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved