Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Update Covid-19 Sulawesi Tenggara, Pekan Kedua Januari 2022 Kasus Positif Hanya Satu Ditemukan

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Tenggara mencatatkan kasus positif dalam pekan kedua pada Januari 2022 terpantau stabil.

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Data Satgas Covid-19 Sultra per 14 Januari 2022 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Tenggara mencatatkan kasus positif dalam pekan kedua pada Januari 2022 terpantau stabil.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Sultra dari tanggal 1 hingga 14 Januari 2022 hanya satu kasus ditemukan.

Konfirmasi penambahan kasus positif tersebut terjadi di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Rabu, 12 Januari 2022.

Sementara itu, untuk hari lainnya kasus positif di Sulawesi Tenggara (Sultra) terpantau tidak ada penambahan alias nihil.

Sejak mewabah hingga kini berdasarkan data konfirmasi positif Covid-19 di Sultra mencapai 20.174 kasus.

Baca juga: Awal 2022 Kasus Covid-19 Sultra Nihil, Pantauan di Bandara & Pelabuhan Tetap Ketat, Genjot Vaksinasi

Selain itu, ada enam wilayah yang status penyebaran Covid-19 berada dalam zona hijau atau tidak ada kasus positif.

Enam daerah itu yakni Konawe Kepulauan, Buton Tengah, Kolaka. Kemudian, Konawe, Konawe Utara, dan Kolaka Utara.

Kepala Dinas Kesehatan provinsi Sulawesi Tenggara, dr Putu Agustin Kusumawati, mengatakan, pihaknya tetap melakukan tracking atau pemantauan meski kasus terpantau stabil.

"Seluruh petugas kesehatan di daerah tetap kami minta melakukan surveillance atau pengecekan," kata dr Putu Agustin saat dikonfirmasi, Jumat (14/1/2022).

Menuturnya, sebaran Covid-19 di Sultra menurun, bahkan dalam beberapa pekan terakhir tidak ada kasus positif

Baca juga: Pemkot Kendari Terus Genjot Program Vaksinasi, Dibuka 10-14 Januari, Jadwal dan Lokasi 

Selain itu, dirinya juga mengimbau kepada seluruh puskesmas dan rumah sakit di daerah agar tetap instens memberikan edukasi protokol kesehatan ke masyarakat.

Imbauan tersebut, kata dia, sudah melalaui surat edaran dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kemudian, untuk mencegah sebaran Covid-19 varian Omicron, pihaknya juga memperketat pemantauan di pelabuhan dan bandara.

"Kami tentu inginkan agar Omicron tidak sampai masuk ke Sultra. Kami juga harap masyarakat tetap patuhi anjuran pemerintah dan hindari kerumunan," tuturnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved