Breaking News:

Wali Kota Solo Gibran Tanggapi Dirinya dan sang Adik yang Dilaporkan ke KPK: Crosscheck Kaesang Dulu

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka sekaligus putra sulung Presiden Jokowi, tanggapi perihal pelaporan KPK terhadapnya dan Kaesang Pangarep.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
TribunSolo.com/Fristin Intan Sulistyowati
Kaesang Pangarep, saat berfoto bersama kakaknya, Gibran Rakabuming Raka, untuk menyerahkan trofi Juara Liga 2, Sabtu (1/1/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Dua anak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas keterlibatan dugaan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka menanggapi perihal dirinya dengan sang adik, Kaesang Pangarep dilaporkan KPK atas dugaan kasus TPPU dan KKN.

Wali Kota Solo tersebut menyatakan bahwa pihaknya siap apabila dipanggil KPK.

Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep
Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep (kolase instagram via Tribunnews.com)

Namun, Gibran mengaku belum mengetahui materi pelaporan dugaan korupsi dari Ubedilah.

"Kalau ada yang salah silahkan dipanggil, salahnya apa dibuktikan," ucap Gibran di Korem 074/Warastratama, Senin (10/1/2022), seperti dilansir TribunnewsSultra.com dari TribunSolo.com.

"Silahkan dilaporkan, kalau salah kami siap," lanjut Gibran.

Baca juga: 2 Anak Jokowi Diduga Terlibat Pencucian Uang, Gibran dan Kaesang Dilaporkan ke KPK

Adapun, terkait dengan perusahaan PT SM, Gibran menanggapinya agar menanyakan perihal itu kepada adiknya, Kaesang.

"Nanti tak crosscheck dulu sama Kaesang," kata Gibran.

Dilaporkan ke KPK

Dosen Universitas Negeri Jakarta sekaligus Aktivis 98 Ubedilah Badrun (batik) bersama Kuasa Hukumnya, AH Wakil Kamal, saat ditemui awak media di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/1/2022).
Dosen Universitas Negeri Jakarta sekaligus Aktivis 98 Ubedilah Badrun (batik) bersama Kuasa Hukumnya, AH Wakil Kamal, saat ditemui awak media di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/1/2022). (Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra)

Adapun, laporan dugaan kasus TPPU ini dibuat oleh Ubedilah Badrun, seorang Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sekaligus aktivis 98.

Halaman
123
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved