Video Viral Baubau

Pemeran Video Mesum 53 Detik di Baubau, Pelajar SMP Vs Siswa SMK, Direkam di Kamar Kos

Inilah pemeran video viral mesum 53 detik di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang sempat menghebohkan jagad maya.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Kepala Kepolisian Resor atau Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BAUBAU - Inilah pemeran video mesum 53 detik di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang sempat menghebohkan jagad maya.

Kepolisian Resor atau Polres Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap identitas pemeran video viral aksi mesum pasangan pelajar di wilayah tersebut.

Kepala Kepolisian Resor atau Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo mengatakan, pemeran video mesum tersebut adalah pelajar SMP dan siswa SMK.

"Perempuan berusia 15 tahun, kelas 2 SMP di Kota Baubau, prianya berusia 17 tahun, siswa kelas 2 SMK di Kota Baubau," tulis AKBP Erwin Pratomo via WhatsApp Messenger, Sabtu (8/1/2022) siang.

AKBP Erwin Pratomo membeberkan, video mesum tersebut dibuat di sebuah kamar kos di Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau, Provinsi Sultra, pada Selasa (4/1/2022) pukul 13.00 Wita.

Baca juga: Polisi Periksa Lima Saksi Video Mesum 53 Detik di Baubau, Libatkan Tim Forensik Uji Keaslian

Aksi hubungan intim ini direkam dan disaksikan tiga rekan kedua pasangan pelajar SMP dan siswa SMK tersebut.

"Video direkam seorang laki-laki berinisial N (17), disaksikan laki-laki berinisial ZA (16), dan perempuan berinisial RA (15)," beber AKBP Erwin Pratomo

Adapun video mesum tersebut menjadi video viral di media sosial pada Kamis (6/1/2022) hingga Jumat (8/1/2022).

Periksa 5 Saksi

Sebelumnya, AKBP Erwin Pratomo mengatakan, pihaknya telah memeriksa lima saksi yang diduga mengetahui video mesum ini.

"Kami periksa dari pihak sekolah, keluarga dan teman-temannya yang diduga turut terlibat (menyebarkan video)," kaya AKBP Erwin Pratomo saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (8/1/2022).

Polisi Periksa Lima Saksi Video Mesum 53 Detik di Baubau, Libatkan Tim Forensik Uji Keaslian
Polisi Periksa Lima Saksi Video Mesum 53 Detik di Baubau, Libatkan Tim Forensik Uji Keaslian (handover)

Polisi juga berencana memeriksa kedua pemeran video tersebut, setelah itu Polres Baubau akan menguji keaslian video mesum ini.

Meski telah mengantongi identitas pemeran dalam video itu, Polres Baubau akan tetap melakukan uji forensik.

Erwin Pratomo menuturkan, uji forensik keaslian video wajib dilakukan, untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah.

"Asas praduga tidak bersalah harus kita junjung, sekalipun nyata-nyata yang bersangkutan (pemeran video) yang melakukan," katanya.

Video Viral

Sebelumnya, viral video mesum pelajar SMP di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menghebohkan warga setempat.

Baca juga: Diseruduk Mobil, Seorang Pemotor Jatuh dari Flyover Pesing Setinggi 10 Meter, 2 Korban Lain Terluka

Video berdurasi 53 detik itu memperlihatkan, pelajar wanita mengenakan seragam olahraga sekolah, berhubungan layaknya suami-istri di sebuah kamar.

Seorang laki-laki yang menindih pelajar SMP itu tampak memakai celana jeans, dan kemeja berkerah warna biru.

Diduga video adegan ranjang pasangan pelajar ini direkam oleh rekan keduanya.

"Ngerinya e, pelan-pelan anaknya orang itu e," kata salah seorang rekan mereka di balik video.

Belum diketahui pasti lokasi, identitas kedua pelaku termaksud perekam video tersebut.

Baca juga: Danrem 143 Haluoleo Brigjen TNI Yutfi Senjaya Ternyata Sahabat Karib Brigjen Jannie A Siahaan

Namun, dari seragam olahraga yang dikenakan pelajar tersebut bertuliskan SMP Negeri 2 Baubau.

Menanggapi hal itu, Kepala SMP Negeri 2 Baubau, Mucadi mengaku belum mengetahui pasti adanya video tersebut.

"Saya belum tahu kalau ada video itu. Saya baru lihat tadi. Kalaupun ada, saya tidak bisa pastikan karena saya bukan ahlinya untuk melihat itu," katanya, Jumat (7/1/2022).

Menyoal seragam sekolah yang dikenakan dalam video tersebut, Mucadi mengklaim hanya kebetulan mirip.

"Bisa saja seragam SMP Negeri 2 Baubau hanya memiliki kemiripan atau disalahgunakan orang-orang yang tak bertangung jawab," katanya.

Baca juga: Basarnas, BPBD dan Warga Konawe Lanjutkan Pencarian Jenazah Korban Tenggelam di Sungai Konaweha

Kendati demikian, Mucadi menegaskan pihaknya akan mencari tahu pelaku sebab jika keduanya terbukti, maka nama baik sekolahnya akan tercoreng.

Kata dia, sanksi tegas juga akan diberikan jika pasangan ini berasal dari sekolahnya.

"Saya kira pihak sekolah tidak akan mungkin melakukan pembiaran," katanya.

Menanggapi video yang beredar pihak sekolah akan melakukan langkah-langkah dan akan berkoordinasi dulu dengan pihak dinas dan membahas internal dengan guru-guru.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Baubau, AKP Najamuddin mengaku juga belum melihat dan mengetahui secara pasti video tersebut.

"Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dalam video viral itu," jelasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved