Breaking News:

KPK Ungkap Kronologi OTT Kasus Suap dan Lelang Jabatan yang Libatkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi

KPK mengungkapkan kronologis lengkap OTT kasus suap dan lelang jabatan pemkot yang melibatkan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan sembilan orang sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan sesuatu oleh penyelenggara negara atau yang mewakilinya terkait pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di Pemerintahan Kota Bekasi. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi beserta 8 orang lainnya ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi tersangka dalam kasus suap proyek dan lelang jabatan pemerintahan kota (pemkot).

Perkara korupsi yang melibatkan orang nomor satu Kota Bekasi Jawa Barat (Jabar) itu berupa penerimaan sesuatu oleh penyelenggara negara atau yang mewakilinya mengenai pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di Pemkot Bekasi.

Kesembilan tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) terdiri dari pihak pemberi dan penerima.

Adapun pihak penerima yaitu Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (RE), Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP M. Bunyamin (MB), Lurah Kati Sari Mulyadi (MY) alias Bayong, Camat Jatisampurna Wahyudin (WY), dan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi Jumhana Lutfi (JL).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved