Terjaring OTT KPK, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Terlibat Dugaan Suap Proyek dan Lelang Jabatan

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi terjaring OTT KPK Rabu (5/1/2022) karena diduga terlibat dalam kasus suap proyek dan lelang jabatan.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
kent.ac.uk
Ilustrasi borgol saat OTT KPK yang meringkus Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Terlibat dalam dugaan tindak pidana penyuapan, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dilansi TribunnewsSultra.com dari Tribunnews.com, OTT KPK pada Rabu (5/1/2022) di Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar), berhasil meringkus 12 orang.

Seorang dari 12 orang tertangkap merupakan sang Wali Kota Bekasi yakni Rahmat Effendi.

Hal itu disampaikan oleh Ali Fikri selaku Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK.

"Dalam kegiatan tangkap tangan ini KPK mengamankan beberapa pihak, sejauh ini ada sekitar 12 orang. Di antaranya Wali Kota Bekasi, ASN Pemkot Bekasi dan beberapa pihak swasta," papar Ali dalam keterangannya, Kamis (6/1/2022).

Baca juga: Sempat Viral Gegara Karangan Bunga, Profil Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Kini Terjaring OTT KPK

Menurut Ali, saat ini tim KPK masih terus memeriksa dan meminta keterangan dari 12 orang yang diamankan tersebut.

KPK sendiri mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring OTT.

Terlibat Suap Proyek dan Lelang Jabatan

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) akhirnya tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Rabu (5/1/2022) malam.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) akhirnya tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Rabu (5/1/2022) malam. (Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama)

Dilansir TribunnewsSultra.com dari Tribunnews.com, Ali juga mengungkapkan praktik suap yang diduga melibatkan Rahmat Effendi beserta 11 orang lainnya yang tertangkap tangan itu.

"Informasi yang kami peroleh, tangkap tangan ini terkait dugaan korupsi penerimaan janji atau hadiah pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan Pemkot Bekasi," beber Ali.

Baca juga: Andi Merya Nur Buka-bukaan dalam Sidang OTT KPK, Diberi Fee Rp250 Juta, Proyek untuk Orang NasDem

Disebutkannya bahwa, kini tim satgas tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang ditangkap, termasuk Bang Pepen sapaan akrab Wali Kota Bekasi.

Ali juga menuturkan bahwa KPK akan mengadakan konferensi pers mengenai OTT di Kota Bekasi kemarin.

"Perkembangannya akan kami informasikan lebih lanjut," ujarnya.

(TribunnewsSultra.com/Nina Yuniar) (Tribunnews.com.com/Ilham Rian Pratama)

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "KPK Cokok 12 Orang dalam OTT Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi" dan "KPK: OTT Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Terkait Suap Proyek dan Lelang Jabatan"

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved