Pasien Sesak Napas di Solo Terpaksa Diangkut Truk setelah Ambulans yang Membawanya Alami Kecelakaan
Pasien pria yang menderita sakit sesak nafas terpaksa dibawa ke rumah sakit dengan truk karena ambulansnya terlibat kecelakaan di Solo.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Seorang pasien yang mengalami sakit pernapasannya terpaksa dibawa ke rumah sakit menggunakan truk.
Lantaran, ambulans yang sempat membawanya terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil milik warga di Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng).
Dilansir TribunnewsSultra.com dari TribunSolo.com, ambulans PMI Kota Solo mengalami kecelakaan di kawasan Stadion Manahan tepatnya di simpang empat Polresta Solo jalan Adi Sucipto, Kecamatan Banjarsari, Solo, Minggu (2/1/2022).
Saat kecelakaan, ambulans PMI Solo itu tengah membawa pasien laki-laki.
Pasien itu mulanya dijemput tim PMI Solo di rumahnya yakni di wilayah belakang PDAM Surakarta.
Tetapi, ambulans PMI ini malah terlibat kecelakaan lalu lintas dengan mobil Daihatsu Ayla bernopol AD-8564-AY.
Baca juga: Tilang Pengendara Motor yang Bantu Buka Jalan untuk Kawal Ambulans, Polisi Beri Penjelasan
Sementara itu sang sopir ambulans, Heru Prayogo menuturkan bahwa pasien hendak dilarikan ke Rumah Sakit Brayat Minulya Solo.
"Itu pasien emergency, mengalami sesak napas," ujar Heru.
Pasien Dipindahkan ke Truk

Dilansir TribunnewsSultra.com dari TribunJateng.com, Heru juga mengungkapkan kronologis kecelakaan antara ambulans yang dikemudikannya dengan mobil Ayla pada Minggu (2/1/2022) ini.
Ketika itu, ambulans yang disopiri Heru melaju dari arah barat ke timur.
Heru mengaku, telah memberikan tanda darurat pada ambulansnya yang sedang membawa pasien.
Baca juga: Bawa Mobil Ambulans ke Kafe, Tiga Warga Boyolali Dikeroyok Sekelompok Orang Tak Dikenal
"Saat itu kami baru saja menjemput pasien sesak napas dari kawasan belakang Kantor PDAM. Pasien mau dibawa ke Rumah Sakit Brayat. Di persimpangan lampu merah kami sudah mengurangi kecepatan. Kami juga sudah memberi kode ada ambulans," jelas Heru.
Kemudian dari arah timur ke barat atau dari arah flyover Manahan, terdapat mobil dan berbelok ke kanan ke Jalan K. S. Tubun.
"Mobil yang di depan sudah bisa masuk, jalan terus. Lalu mobil yang di belakang, mungkin kurang memperhatikan ada ambulans mau lewat, jadi tidak ada pengereman atau apa. Akhirnya terjadi benturan itu," ungkap sang sopir ambulans.