Berita Kendari

Hari Pertama Masuk Sekolah Semester Genap 2022, SMPN 9 Kendari Kembali Lanjutkan PTM Terbatas

SMPN 9 Kendari kembali melanjutkan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM Terbatas hari pertama masuk sekolah setelah libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Hari Pertama Masuk Sekolah Semester Genap 2022, SMPN 9 Kendari Lanjutkan PTM Terbatas 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - SMPN 9 Kendari kembali melanjutkan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM Terbatas di hari pertama masuk sekolah setelah libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Berdasarkan pantauan TribunnewsSultra.com, Senin (3/1/2022), beberapa siswa kembali masuk sekolah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kepala SMPN 9 Kendari Milwan menyampaikan pihaknya kembali menyiapkan protokol kesehatan seperti semester ganjil sebelumnya.

Kata dia, pihaknya mengingatkan kembali kepada para guru dan siswa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Sehingga proses pelaksanaan PTM Terbatas bisa berlangsung di hari pertama masuk sekolah semester genap di 2022 dengan aman.

Baca juga: Fenomena Langit, Cara Menikmati Hujan Meteor Quadrantid Tanpa Alat Bantu Optik pada 4 Januari 2022

"Kami langsung belajar sesuai dengan jadwal yang ada, masih tetap dengan PTM Terbatas yang aman," kata Milwan kepada TribunnewsSultra.com.

Selain itu, kata Milwan, ada penambahan jadwal dari semula pada semester ganjil para siswa mengikuti belajar tatap muka selama dua hari dalam seminggu.

Sementara, pada semester genap 2022 ditingkatkan menjadi tiga hari dalam seminggu, dengan total siswa 1.200 dan ruangan 33 kelas, di mana masing-masing ruang kelas menampung 36 siswa.

Sehingga, selama PTM Terbatas 2022, siswa dibagi menjadi dua shift, yakni Senin, Selasa, dan Rabu sekiranya 17-18 siswa per kelas dari 33 kelas itu mengikuti PTM Terbatas di sekolah.

"Untuk tiga hari berikutnya dilakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di rumah," jelas Kepala SMPN 9 Kendari Milwan.

Baca juga: Steven Stenly, Pengusaha Binaan Kadin Sultra Asal Kendari Sukses Ekspor 18 Ton Jambu Mete ke Vietnam

Sebagiannya lagi mengikuti PTM Terbatas di sekolah pada hari Kamis, Jumat, dan Sabtu, dan tiga hari sebelumnya mengikuti PJJ atau daring di rumah.

"Jadi tiga hari sekolah, tiga hari di rumah, dengan jumlah kapasitas 1.200 siswa, maka kurang lebih 600 orang setiap hari mereka belajar di sekolah," jelasnya.

Kepala SMPN 9 Kendari Milwan
Kepala SMPN 9 Kendari Milwan

"Sebanyak 33 kelas karena dibagi menjadi dua menjadi 66 kelas, karena ini tiga hari berarti yang terpakai 33 kelas pada Senin, Selasa, dan Rabu dan 33 kelas lagi terpakai pada Kamis, Jumat, dan Sabtu," jelasnya.

Tak hanya penambahan jadwal PTM Terbatas, Milwan menyampaikan untuk menghindari kerumunan, para siswa juga diatur jadwal pulangnya.

Siswa tidak dibiarkan pulang sekaligus, namun menunggu jeda setiap lima menit per tiga kelas untuk pulang dan seterusnya dan dipantau oleh para guru.

Baca juga: Gubernur Sultra Resmikan Gedung Graha Moderasi Beragama Kemenag, Kakanwil Sebut sebagai Ruang Dialog

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved