Mampu Mengobati Kanker hingga Asma, Simak 8 Alasan Superfood Daun Kelor Wajib Dikonsumsi
Makanan ajaib nan super daun kelor memiliki beragam khasiat untuk permasalahan kesehatan termasuk kanker, diabetes, asma akut, dll.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/ilustrasi-kelor-daun-kelor-manfaat-xoxoxoxo.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Makanan super dari tanaman kelor tak diragukan lagi khasiatnya.
Masyarakat Indonesia kerap menjadikan bagian daun dari tanaman ini sebagai ramuan herbal dalam pengobatan tradisional.
Kandungan nutrisi di dalamnya diyakini ampuh mengatasi berbagai penyakit kronis seperti diabetes, kanker jenis tertentu, dan manfaat hebat lainnya.
Simak manfaat konsumsi daun kelor untuk menunjang kesehatan tubuh berikut ini.
Dilansir TribunnewsSultra.com dari Indiatimes, pohon kelor, menurut pengetahuan tradisional dianggap sebagai 'pohon ajaib'.
Lantaran semua bagian pohon, termasuk daun, buah, getah, kulit kayu, minyak memiliki banyak kegunaan.
Baca juga: Atasi Kebotakan hingga Ketombe, Simak 5 Manfaat Toner dan Makser Rambut dari Daun Kelor
Ekstrak kelor juga mengandung sifat obat yang kaya, sehingga bisa digunakan untuk melakukan terapi dan direkomendasikan untuk ditambahkan ke menu makanan sehat Anda.
8 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan
Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan dari tanaman ajaib kelor yang akan meyakinkan Anda untuk mengonsumsinya:
1. Tinggi Kandungan Gizi
Jika Anda mencari satu makanan yang membawa kebaikan vitamin dan mineral yang sangat kuat, daun kelor merupakan pilihan terbaik.
Nutrisi daun kelor lebih unggul daripada makanan sehat lainnya seperti wortel, jeruk, dan bahkan susu.
Baca juga: Tingkatkan Kesehatan Otak, Hati, hingga Jantung, Simak 9 Manfaat Luar Biasa Nutrisi Daun Kelor
Kandungan folat, kalsium, potasium, niasin (B3), vitamin B6 dan tiamin, serta kelor yang rendah lemak, tidak akan membawa kolesterol jahat.
2. Baik untuk Kesehatan Hati
Menurut beberapa peneliti, daun kelor termasuk makanan yang secara aktif dapat melindungi hati dari oksidasi dan kerusakan.