Kendari Kita
Sri Lestari Sulkarnain Berbagi Tips Tingkatkan Peranan Istri Dampingi Suami, Didik Anak dan Keluarga
Ketua TP PKK Kota Kendari Sri Lestari Sulkarnain Kadir berbagi tips meningkatkan peranan istri dalam mendampingi suami, mendidik anak dan keluarga.
Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Sitti Nurmalasari
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kendari Sri Lestari Sulkarnain Kadir berbagi tips meningkatkan peranan istri dalam mendampingi suami, mendidik anak dan keluarga.
Hal tersebut disampaikan pada talkshow yang digelar Kementerian Agama Kota Kendari sebagai rangkaian peringatan Hari Ibu, berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kota Kendari, Selasa (28/12/2021).
Dalam kegiatan tersebut turut hadir sebagai pemateri Kepala Bidang Balai Pelatihan dan Pengembangan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Min Rahmatin.
Di mana kegiatan talkshow diikuti oleh Dharma Wisata Persatuan (DWP) Kota Kendari dan Penyuluh Kemenag Kota Kendari.
Ketua TP PKK Kota Kendari Sri Lestari Sulkarnain membawakan materi mengenai peranan istri mendampingi suami.
Baca juga: Pemilik Depot Air Isi Ulang di Baubau Temukan Sesosok Mayat, Diduga Korban Pembunuhan
Menurutnya, menjadi istri salihah dan mendampingi suami adalah kunci keharmonisan rumah tangga, bahkan bisa mengantarkan istri hingga ke surga.
Selain itu, peran istri sebagai ibu dalam mendidik anak, karena ibu adalah pendidik pertama dan utama bagi anak.
Sehingga peran ibu sangat besar dalam menciptakan keluarga yang sakinah mawaddah warahmah, yang tidak hanya fokus pada ranah domestik, tetapi juga berperan aktif di ranah publik.
"Mendukung suami agar bisa produktif dalam beraktivitas, menghadirkan anak taat agama, sehat, cerdas, mandiri menyongsong hari esok, tentu saja ini merupakan peran yang luar biasa," katanya.
Untuk mencapai hal tersebut, seorang istri harus mendukung suaminya untuk bisa berperan aktif, menghadirkan kondisi yang kondusif.
Baca juga: Bank Sultra Bakal Beri Pinjaman Modal ke 17 Kabupaten Kota Capai Rp1 Triliun, Diapresiasi Kemendagri
Seperti memenuhi segala kebutuhan suami, tidak hanya kebutuhan fisik, tapi juga urusan jasmani, urusan pangan ataupun pendampingan.
Kata dia, termasuk urusan psikologi, dengan cara menghadirkan ketenangan, serta memberikan pelayanan secara maksimal.
"Apalagi seorang suami yang sering berinteraksi dan berhubungan dengan publik, bagaimana menata diri, menjaga penampilan, kesehatan lahir batin," ujarnya.
Serta memberikan treatment terbaik untuk anak, mulai dari perencanaan kehamilan, memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi selama kehamilan, melahirkan hingga di masa tumbuh kembang anak.
Selain itu, ibu juga harus memenuhi kebutuhan rohnya dengan cara menanamkan ilmu agama sejak usia dini, dibimbing untuk selalu taat dengan Allah dan tak lupa untuk selalu berdoa.
Baca juga: Universitas Sulawesi Tenggara Gelar Turnamen Futsal hingga Januari 2022, Fisip Vs Fekon Saling Jegal