Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Muh Irsyad, Putra Asal Sultra dan Tim Lolos 30 Finalis Kompetisi Arsitek di Jerman, Wakili Indonesia

Putra Daerah Sultra, Muh Irsyad Bersama Rekan Se Timnya Lolos Finalis Ajang Young Architect International Competition 2021 Bawa Nama Indonesia

Penulis: Husni Husein | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Muh Irsyad bersama rekan setimnya berhasil lolos menjadi finalis ajang Young Architect International Competition 2021. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Seorang putra daerah Sulawesi Tenggara, Muh Irsyad kembali mengharumkan nama Sultra pada ajang bergensi internasional.

Muh Irsyad bersama rekan setimnya berhasil lolos menjadi finalis ajang Young Architect International Competition 2021.

Diketahui, rekan setimnya yaitu Endri dan Hansen (DKI Jakarta), Elicia, Elen dan Kharisma Adam (Kalimantan Barat), serta Ade Mas (Bali)

Ketujuhnya mewakili Indonesia pada ajang Young Architect International Competition 2021 tersebut.

Irsyad sapaan akrabnya mengatakan saat menerima kabar bahagia itu dengan perasaan tak menyangka

Baca juga: Putra Daerah Sulawesi Tenggara Raih Top 10 Sayembara Desain Nasional 2021 di Pekanbaru

Pasalnya, ia bersama rekan setimnya merupakan satu-satunya finalis yang mampu lolos ke babak final 30 besar pada ajang bergengsi internasional itu.

Alumni jurusan Arsitektur Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari ini bercerita mengikuti ajang arsitek skala internasional bersama rekan setimnya sejak bulan September 2021 lalu.

"Pada prinsipnya ada resiko dan pengorbanan yang harus diambil dalam mewujudkan apa yang kita inginkan," ungkapnya.

"Maka mimpi yang tidak berani untuk dipertaruhkan, tak akan pernah bisa untuk dimenangkan," imbuhnya.

Diketahui, Young Architect International Competition 2021 merupakan kompetisi arsitek muda yang ke-13 sejak diluncurkannya pada tahun 2019 lalu oleh Dessau Institute of Architecture (DIA/ Jerman).

Baca juga: Mahasiswa IAIN Kendari Penerima KIP Kuliah Berbagi ke Panti Asuhan, Tingkatkan Kepedulian Sosial

Dalam ajang ini, selain mendapatkan reward, para pemenang juga akan mendapatkan gelar Magister Arsitektur di DIA (Dessau) secara istimewa.

Saat ini para arsitek muda membanggakan mewakili Indonesia itu tengah menyiapkan diri untuk menghadapi kompetisi tingkat internasional lainnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved