Berita Sulawesi Tenggara
Dinas Dukcapil Sulawesi Tenggara Jadi OPD Peringkat Pertama Capaian Realisasi APBD 2021
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sulawesi Tenggara mendapat peringkat pertama dalam realisasi APBD 2021 lingkup Pemerintah Provinsi Sultra.
Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sulawesi Tenggara mendapat peringkat pertama dalam realisasi APBD 2021 lingkup Pemerintah Provinsi Sultra.
Seperti diketahui, capaian realisai APBD 2021 Dinas Dukcapil Sulawesi Tenggara yakni sebesar 88,68 persen.
Untuk posisi kedua capaian realisasi APBD 2021 yakni Badan Penghubung Pemerintah Daerah sebesar 87,92 persen dan ketiga yaitu BPKAD Sultra sebesar 87,49 persen.
Hal itu sesuai data diperoleh pada 10 Desember 2021 atas kinerja dan kualitas pelaksanaan kegiatan dilakukan OPD lingkup Pemprov Sultra dengan rata-rata realisasi APBD 2021 sebesar 69,33 persen.
Gubernur Sultra Ali Mazi memberikan apresiasi kepada OPD lingkup Pemprov Sultra serta pemerintah kabupaten dan kota dengan capaian realisasi APBD 2021 tersebut.
Baca juga: Kolaka Timur Dapat Penghargaan Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik 2021, Diserahkan Gubernur Sultra
"Per 25 November 2021 menunjukkan persentase realisasi pendapatan APBD Provinsi Sultra berada pada peringkat ketujuh se-Indonesia dengan persentase 88,94 persen," ucapnya, Senin (13/12/2021).
Lebih lanjut, sementara untuk realisasi belanja APBD Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu sebesar 64,42 persen.
Sementara itu, Ali Mazi menuturkan terdapat tiga peringkat teratas untuk kinerja keuangan atau realisasi anggaran pemerintah kabupaten dan kota se-Sultra.
"Pertama Konawe sebesar 84,17 persen, kedua Konawe Utara sebesar 81,17 persen, dan Kolaka Utara sebesar 80,17 persen," ujarnya.
Selain itu, untuk kinerja penyaluran dana desa, dengan indikator kecepatan penyaluran BLT dana desa, kerja sama pemerintah daerah dan pemenuhan dokumen persyaratan terdapat tiga kabupaten.
Baca juga: Kemenkeu Harap Kepala Daerah di Sulawesi Tenggara Pencairan Anggaran Diawal Tahun 2022
"Kabupaten Kolaka Timur menjadi yang terbaik, kemudian kedua disusul oleh Wakatobi, dan terbaik ketiga di peroleh Konawe," ujarnya.
Sehingga atas semua capaian tersebut, pemerintah melalui Kanwil Ditjen Perbendaharaan Sultra akan memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah dengan kriteria tercepat penyaluran dana desa.
Kata dia, penghargaan tersebut yakni sudah disalurkan dari rekening kas negara ke rekening desa seluruhnya 100 persen.
"Penghargaan ini bertujuan untuk memberi apresiasi atas kinerjanya dan dapat memberi contoh pada kabupaten kota lainnya," ujarnya.
"Berkenaan dengan itu, saya selaku pimpinan daerah Sultra menyampaikan selamat untuk semua kabupaten dan kota terbaik, karena telah berupaya maksimal di tengah keterbatasan yang ada," ujarnya.
Baca juga: Alokasi TKDD 2022 Pemprov Sulawesi Tenggara Capai Rp2,445 Triliun, Berikut Rinciannya Tiap Daerah
Ali Mazi pun berharap atas capaian tersebut pemda yang dapat penghargaan tidak cepat puas atas pencapaiannya.
Dengan tidak cepat puas tersebut pemerintah dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan bekerja secara inovatif dan kolaboratif, demi kemajuan masyarakat dan daerah kita. (*)
(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)