Breaking News:

UHO Kendari

HMJ Antropologi FIB UHO Gelar Pentas Seni dan Budaya 2021, Tampilkan Haroa hingga Tarian Tradisional

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo (FIB UHO) Kendari menggelar Pentas Seni dan Budaya.

Penulis: Husni Husein | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Husni Husein
Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo (FIB UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara menggelar Pentas Seni dan Budaya 2021, Rabu (8/12/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo (FIB UHO) Kendari menggelar Pentas Seni dan Budaya, Rabu (8/12/2021).

Pentas Seni dan Budaya 2021 yang disingkat Paseba 2021 itu terselenggara kali ketiga setelah dua tahun vakum akibat pandemi Covid -19.

Mengusung tema, Euforia Keberagaman Indonesia Timur, giat tersebut berlangsung sekira pukul 10.00 Wita hingga 23.00 Wita di Gedung Teater FIB UHO Kendari.

Menariknya, Paseba 2021 dirangkaikan dengan haroa yakni budaya doa selamat dan makan bersama masyarakat Sulawesi Tenggara khususnya di wilayah Kepulauan Buton.

Ketua HMJ Antropologi, La Ode Robis mengatakan ide ini berangkat dari bidang ilmu yang dipelajari terkait manusia dan kebudayaannya.

Baca juga: FIB UHO Kendari Komitmen Kembangkan Kesenian dan Tradisi Sultra, Jadi Fasilitator Seni Pertunjukan

Kata dia, rangkaian haroa tersebut sebagai bentuk melestarikan budaya agar tetap ada pada generasi selanjutnya.

"Rangkaian pembuka ini kita buat berbeda seperti tahun-tahun kemarin, sebab makna dari haroa ini sangat sakral, bukan sekadar duduk melingkar sebagaimana dari nama kegiatannya," katanya.

Ia juga menerangkan, Paseba 2021 hadir kembali guna memperkenalkan budaya di Sulawesi Tenggara sebagai bentuk penyatuan yang dilakukan HMJ Antropologi.

"Di masa pandemi seperti saat ini banyak mahasiswa berkuliah online membuat waktu saling bersilaturahmi di kampus terbilang kurang," terangnya.

Ketua Jurusan Antropologi FIB UHO, La Topo Jers mengatakan, giat Paseba 2021 ini sangat sesuai dengan kurikulum yang ada saat ini yakni program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Baca juga: Workshop Pengembangan Ekraf Seni Pertunjukan, Dosen FIB UHO:Tingkatkan Kapasitas Pelaku Kesenian

"Paseba ini kita kenalkan pada pertemuan Antropologi UHO jadi tuan rumah Assosiasi Jurusan Antropologi se-Indonesia yang dihadiri 26 perguruan tinggi saat itu," katanya.

Sebelumnya, pembukaan Paseba 2021 itu terselenggara secara meriah dengan menampilkan berbagai macam pentas seni dan kebudayaan masyarakat Sultra.

Di antaranya, tarian tradisional, musikalisasi puisi, lagu tradisional hingga penampilan aksi panggung hiburan lainnya bakal menjadi rangkaian penutupan nanti malam. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved