Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Permendikbud Ristek Nomor 30 Tahun 2021 Tuai Pro Kontra, Tanggapan Rektor Universitas Halu Oleo

Permendikbud Ristek tersebut bakal menjadi landasan hukum bagi petinggi perguruan tinggi dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan seksual.

Penulis: Husni Husein | Editor: Muhammad Israjab
(Husni Husein/TribunnewsSultra.com)
Rektor Universitas Halu Oleo Kendari, Prof Dr Muhammad Zamrun Firihu 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Terkait Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Perguruan Tinggi menuai pro dan kontra.

Pro dan kontra tersebut datang dari berbagai macam kalangan dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara (Sulta)

Sebelumnya Beleid tersebut diteken Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim pada 31 Agustus 2021 lalu.

Permendikbud Ristek tersebut bakal menjadi landasan hukum bagi petinggi perguruan tinggi dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus.

Baca juga: Kesal Tak Boleh Dampingi Kliennya, Pengacara Ngamuk dan Sebar Uang Rp 40 Juta di Kantor Polisi

Menanggapi kebijakan Kemendikbud Ristek tersebut, Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Prof Dr Muhammad Zamrun Firihu memberikan tanggapan.

Prof Dr Muhammad Zamrun Firihu mengatakan pro dan kontra yang mencuat, tak jadi soal baginya.

Lebih lanjut, Rektor UHO ini menyebutkan persoalan pro dan kontra ia lebih memilih dari sisi positif.

"Saya hanya ingin mengambil sisi positifnya saja, kalau pun ada pro dan kontra itu mungkin dirana yang lain," katanya saat ditemui, Senin (15/11/2021).

 Muhammad Zamrun menilai Permendikbud Ristek Nomor 30/2021 itu sangat baik dalam pengayoman mahasiswi dalam lingkup kampus.

Baca juga: Minta Maaf Lalu Tertunduk, Ayah Tubagus Joddy Sebut Anaknya Tak Ada Niat Buruk ke Vanessa Angel-Bibi

"Untuk menghindarkan kekerasan seksual dalam lingkup kampus dan yang jelas kami berusaha melaksanakan sesuai dengan arahan Permendikbud, yang kontranya kita tidak jadi persoalan," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved