Breaking News:

Berita Kendari

Revitalisasi Asrama Haji Kendari Capai 54 Persen, Kemenag Sultra Target Rampung Akhir Desember

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sultra, Muhammad Basri mengatakan progres revitalisasi dan pengembangan Asrama Haji Kendari capai 54 persen.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Muh Ridwan Kadir
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sultra Muhammad Basri 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kanwil Kemenag Sultra, Muhammad Basri mengatakan progres revitalisasi dan pengembangan Asrama Haji Kendari capai 54 persen.

Kata dia, rencananya akhir Desember 2021 ini semua pembangunan Asrama Haji Kendari rampung bersama empat paket pembangunan lainnya.

Kepala TU Kanwil Kemenag Sultra menjelaskan, keempat paket tersebut yaitu Aula Pemberangkatan, Area Manasik Haji, Lintasan Sai, dan Studio Manasik.

Muhammad Basri menyebut, jika semua revitalisasi selesai, maka peresmiannya bakal dilakukan oleh Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

"Revitalisasi tersebut menggunakan pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan anggaran sebesar Rp39 miliar untuk 2020-2021," ucapnya saat ditemui di kantornya, Senin (11/10/2021).

Baca juga: Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Sebut Pembatalan Guna Keselamatan Jemaah, Dana Haji Aman

Ia menjelaskan sasaran kelima paket pembangunann Asrama Haji Kendari tersebut agar menjadi Embarkasi Haji Antara.

Sehingga, jemaah haji yang berasal dari 17 kabupaten dan kota di Sultra tidak berangkat melalui Embarkasi Makassar.

Menurutnya, nantinya jemaah hanya sekadar transit saja tanpa bermalam di Makassar untuk pemeriksaan dokumen dan juga cek kesehatan.

Jadi, ke depannya segala urusan terkait jemaah haji Sulawesi Tenggara telah terfokus di Kota Kendari, tidak melalui Makassar lagi.

Muhammad Basri  menambahkan Asrama Haji Kendari ke depannya diharapkan dapat menjadi pusat ibadah, bukan hanya Embarkasi Haji Antara saja.

"Ke depannya juga bakal dijadikan tempat untuk pelaminan bagi masyarakat yang ingin menikah di tempat miniatur kabah," ungkapnya.

Baca juga: Persyaratan Pengajuan Penarikan Setoran Awal, Lengkap dengan Prosedur Pembatalan Keberangkatan Haji

Menurutnya, bukan hanya walimahan saja, tetapi majelis taklim serta travel umrah bisa datang langsung praktek tata cara sai, tawaf, dan lainnya.

"Dengan begitu ke depannya akan menjadi pemasukan atau hasil bagi Kemenag Sultra dan pastinya akan dimanfaatkan kembali untuk pemeliharaan semua paket di Asrama Haji Kendari," pungkasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved