Breaking News:

Berita Kendari

Persyaratan Pengajuan Penarikan Setoran Awal, Lengkap dengan Prosedur Pembatalan Keberangkatan Haji

nilah syarat dokumen yang harus dilengkapi untuk mengajukan pembatalan keberangkatan haji atau penarikan setoran awal.

Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Pelayanan di Kantor Kementerian Agama Kota Kendari 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Inilah syarat dokumen yang harus dilengkapi untuk mengajukan pembatalan keberangkatan haji atau penarikan setoran awal.

Untuk membatalkan keberangkatan, calon jemaah haji dapat ke kantor Kementerian Agama kabupaten atau kota dengan membawa persyaratan.

Adapun persyaratan yang dibawa calon jemaah haji yaitu surat permohonan pembatalan bermaterai.

Dalam surat permohonan, calon jemaah haji menyebutkan alasan pembatalan yang ditujukan kepada Kepala Kantor Kemenag kabupaten dan kota.

Membawa bukti asli setoran awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang dikeluarkan oleh Bank Penerima Setoran (BPS-BPIH).

Baca juga: Pembatalan Keberangkatan Haji di Kota Kendari Meningkat Selama Pandemi, Daftar Tunggu Maju

Kemudian, asli aplikasi transfer setoran awal BPIH ke rekening Menteri Agama.

Selanjutnya, menyetor asli Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH). Fotokopi KTP dan memperlihatkan aslinya.

Calon jemaah haji juga menunjukkan fotocopy buku tabungan yang masih aktif atas nama calon jemaah haji yang bersangkutan dan memperlihatkan aslinya.

Sementara untuk calon jemaah haji batal dengan alasan meninggal dunia diminta untuk membawa tambahan persyaratan.

Di antaranya, surat permohonan pembatalan bermaterai dari ahli waris atau kuasa waris calon jemaah haji yang meninggal dunia.

Baca juga: Masa Tunggu Calon Jamaah Haji di Sulawesi Tenggara Jadi 25 Tahun, Daftar Tunggu Mencapai 40 Ribu

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved