Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Sebut Pembatalan Guna Keselamatan Jemaah, Dana Haji Aman

Plt Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) RI Khoirizi mengatakan pembatalan haji guna keselamatan jemaah.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Kegiatan Diseminasi Penyelenggaraan Haji pada kegiatan Jagong Masalah Haji dan Umroh (Jamarah) di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (23/9/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Plt Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) RI Khoirizi mengatakan pembatalan haji guna keselamatan jemaah.

Pembatalan tersebut mengingat kondisi serta situasi pandemi saat ini masih tak memungkinkan jemaah haji diberangkatkan.

Khoirizi menyebut kegiatan Diseminasi Penyelenggaraan Haji pada kegiatan Jagong Masalah Haji dan Umrah (Jamarah) menjadi penting guna menjawab hoaks yang beredar di masyarakat.

Terkait dengan keputusan yang diambil pemerintah yang tertuang dalam KMA Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji 2021.

"Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima bagi yang mampu, probelamatika yang dihadapi banyak orang hanya menerjemahkan haji itu sebagai kewajiban tetapi diperlukan istitaah atau kemampuan," ucapnya saat kegiatan yang digelar di Kendari, Kamis (23/9/2021).

Baca juga: Bertemu Komjen Purn Syafruddin, Dubes Saudi: Semoga Izin Masuk Umrah dan Haji Bisa Segera Dibuka

Menurutnya paling tidak ada tiga istitaah yang harus dipenuhi, pertama istitaah ibadah, istitaah perjalanan, dan istitaah kesehatan serta keselamatan.

Khoirizi mengungkapkan jika dalam suasana normal harus ke depankan istitaah ibadah, tetapi pada hari ini diutamakan atau mengedepankan keselamatan, kesehatan, dan keamanan.

"Maka dengan pertimbangan itulah pemerintah mengambil keputusan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji dan umrah," kata dia.

Ia mengatakan pertimbangan pertama karena persoalan pandemi Covid-19 menjadi ancaman tidak hanya Indonesia tapi seluruh dunia, maka mau tidak mau pemerintah mengambil keputusan tersebut.

Kemudian pertimbangan kedua, menurutnya, ketika tanggal 3 Juni 2021 waktu persiapan pemberangkatan haji tersisa 30 hari.

Baca juga: LENGKAP Sejarah Idul Adha, Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail, Disebut Hari Raya Kurban dan Lebaran Haji

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved