Berita Sulawesi Tenggara

Karyawan PT Telkom Witel Sultra Dilatih Padamkan Api Gunakan Karung Goni, Upaya Tindakan Pencegahan

Karyawan PT Telkom Wilayah Usaha Telekomunikasi Sulawesi Tenggara dilatih memadamkan api dengan karung goni sebagai tindakan pencegahan.

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari menggelar pelatihan simulasi kebakaran kepada petugas dan karyawan di PT Telkom Witel Sultra, Selasa (5/10/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Karyawan PT Telkom Wilayah Usaha Telekomunikasi (Witel) Sulawesi Tenggara (Sultra) dilatih memadamkan api dengan karung goni sebagai tindakan pencegahan.

Kegiatan pelatihan tersebut dalam rangka mendukung program keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan (SMK3L) dilingkup PT Telkom Witel Sultra.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari melaksanakan pelatihan simulasi tanggap darurat kebakaran tersebut, di Kantor PT Telkom Witel Sultra, Selasa (5/10/2021). 

Berdasarkan pantauan TribunnewsSultra.com, para petugas keamanan dan karyawan PT Telkom Witel Sultra dilatih memadamkan api di dalam tong menggunakan karung goni. 

Secara bergantian mereka mempraktikkan mulai dari cara memegang karung goni basah yang harus menutupi seluruh permukaan tangan. 

Baca juga: Pedagang di Kawasan Jembatan Teluk Kendari Kota Lama Keluhkan Pendapatan Menurun, Sebut Penyebab

Karung goni dihadapkan ke depan, dan disesuaikan agar tidak menutupi mata. Kemudian menutupi api dengan karung goni hingga api benar-benar padam. 

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Pelatihan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari, Abriadin mengatakan sosialisasi ini merupakan bentuk dari tindakan pencegahan atau preventif terjadinya kebakaran. 

Abriadin mengatakan materi yang disampaikan adalah penanggulangan kebakaran secara tradisional dan modern.

"Jadi penanggulangan kebakaran secara tradisional itu kita gunakan alat-alat di sekitar kita yang terbuat dari bahan alam," kata Abriadin.

"Karena kita ketahui tidak semua masyarakat memiliki alat-alat pemadam kebakaran yang modern, oleh karena itu kita memberikan edukasi penanggulangan kebakaran secara dini," tambahnya. 

Baca juga: Respon Gubernur Sultra Ali Mazi Soal Sengketa Lapangan Golf Sanggoleo, Serahkan ke Penegak Hukum

General Manager (GM) PT Telkom Witel Sultra Feronika Sampe mengatakan simulasi ini bertujuan sebagai tindakan preventif atau pencegahan terhadap terjadinya bahaya kebakaran. 

Lantaran, menurutnya, masih banyak yang belum mengetahui atau belum paham terkait pencegahan dan potensi-potensi, serta apa yang menyebabkan terjadinya kebakaran.

Sehingga, pihaknya melakukan simulasi dengan melibatkan sekiranya 30 persen dari jumlah karyawan PT Telkom Witel Sultra untuk mengikuti simulasi tersebut.

"Kami harap semua, hanya saja mereka lagi beraktifitas jadi hanya sekitar 30 persen saja karyawan yang ada di kantor ini," ujarnya. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved