Kendari Kita

Pemkot Kendari Pasang Lampu di 15 Titik Kelurahan Watulondo, Program Kendari Terang

Diketahui Jalan tersebut sangat minim penerangan sehingga menjadi daerah rawan kecelakaan, terutama saat musim hujan. 

Istimewa
Peresmian Kendari Terang di Jalan Konggoasa di Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis, (30/9/2021) malam. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kini terang, Jalan Konggoasa di Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara tak lagi rawan kecelakaan. 

Diketahui Jalan tersebut sangat minim penerangan sehingga menjadi daerah rawan kecelakaan, terutama saat musim hujan. 

Jalan tersebut terang setelah Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir meresmikan program penerangan jalan atau Kendari Terang, pada Kamis, (30/9/2021) malam.

Sebanyak 15 titik di Kelurahan Watulondo kini mendapatkan penerangan. 

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Watulondo, Farida, mengatakan sebelum program Kendari Terang ini masuk, kegiatan masyarakat sekitar terbatas.

Baca juga: Hari Tani Nasional, Sejumlah Ibu-ibu Gelar Panggung Ekspresi, Sebut Reklamasi Teluk Kendari

“Sebelumnya jika sudah jam 5 sore itu pasti pada tinggal di dalam rumah, mau keluar kan gelap takut, apalagi kalau hujan sering ada kecelakaan tunggal,” ujar Farida.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir berencana untuk menambah lagi lampu penerangan jalan agar aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar tanpa adanya kekhawatiran.

“Dulu di 2004-2009 ketika masih jadi anggota DPRD, saya sering dengar keluhan. Pak kami ini belum merdeka, sudah 70 tahun merdeka tapi belum dapat lampu. Dulu juga jalan termasuk yang dikeluhkan tapi sekarang Alhamdulillah sudah bagus aspal kita,” ucap Wali Kota Kendari

Pembangunan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pun terus di gaungkan Sulkarnain Kadir karena menurutnya pemimpin suatu daerah sejatinya adalah pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani oleh masyarakat.

Selain lampu jalan, pembangunan rumah sakit di Kecamatan Puuwatu pun terus digalakkan, untuk mempermudah akses masyarakat dalam pelayanan di bidang kesehatan.

Rumah sakit itu diketahui, memiliki 70 kapasitas tempat tempat tidur, agar dalam kondisi darurat akses masyarakat dapat lebih terjangkau.

Kualitas di bidang kesehatan pun, mesti sejalan dengan pendapatan masyarakat, melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kota Kendari.

Baca juga: Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit XL Axiata Sudah Suntik Vaksin Covid-19 kepada 12.050 Warga Medan

Sulkarnain Kadir, merencanakan agar hasil tani masyarakat dapat di tampung oleh Perumda dan memfasilitasi aktifitas ekonomi masyarakat.

“Sudah ada beberapa investasi yang mau masuk di Kendari, kalau ada yang punya cengkeh atau Nilam akan menampung hasil dari bapak ibu sekalian melalui perusahaan daerah,” terangnya.

Hal senada pun disampaikan oleh, Ketua DPRD Kota Kendari Subhan ST, mengatakan program ini merupakan sangat didukung DPRD Kota Kendari.

Sebab, hal inilah yang menjawab harapan masyarakat.

Baca juga: Nilai Impor Sulawesi Tenggara per Agustus 2021 Turun 7,08 Persen, BPS Sultra Catat Volume Naik

“Ini merupakan wujud yang telah dicanangkan pemerintah Kota Kendari, ratusan lampu merkuri yang masuk lorong ini akan di launching oleh Wali Kota Kendari,” ungkapnya.

Di tengah kondisi Pandemi COVID-19, kata Subhan, dengan anggaran terbatas ini pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat masih menjadi prioritas. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani) 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved