Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Nilai Impor Sulawesi Tenggara per Agustus 2021 Turun 7,08 Persen, BPS Sultra Catat Volume Naik

Badan Pusat Statistik Sulawesi Tenggara mencatat nilai impor Sultra mengalami penurunan per Agustus 2021 sebesar 7,08 persen dari bulan sebelumnya.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
Tangkapan Layar
Nilai Impor Sulawesi Tenggara, Januari-Agustus 2020 dan 2021. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara mencatat nilai impor Sultra mengalami penurunan per Agustus 2021 sebesar 7,08 persen dari bulan sebelumnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra Agnes Widiastuti, mengatakan nilai impor Sultra per Agustus 2021 mencapai 109,91 juta dolar Amerika.

"Nilai impor tersebut turun 7,08 persen dibandingkan Juli 2021 atau naik 42,98 persen dibandingkan Agustus 
2020," ucap Agnes melalui rilis, Jumat (1/10/2021).

Agnes menyebut untuk volume impor Agustus 2021 senilai 325,09 ribu ton, naik 95,03 persen 
dibandingkan Juli 2021 atau turun 18,28 persen dibandingkan Agustus 2020. 

Menurutnya penurunan impor golongan barang nonmigas terbesar Agustus 2021 dibandingkan 
Juli 2021 adalah besi dan baja 28,84 juta dolar Amerika (66,32 persen). 

Baca juga: BPS Sultra Catat Besi, Baja, dan Hasil Laut Jadi Komoditi Ekspor Andalan Sulawesi Tenggara

"Sedangkan peningkatan terbesar adalah bahan bakar mineral 23,79 juta dolar Amerika (133,02 persen)," ujarnya.

Kata dia, tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari hingga Agustus 2021 adalah Tiongkok 546,10 juta dolar Amerika (48,43 persen).

Kemudian, disusul Afrika Selatan 205,03 dolar juta Amerika (18,18 persen), dan Australia 147,01 juta dolar Amerika (13,04 persen).

Kepala BPS Sultra itu mengatakan golongan penggunaan barang, nilai impor Januari hingga Agustus 2021  terhadap periode yang sama tahun sebelumnya yaitu 2020 mengalami penurunan.

Adapun penurunan tersebut terjadi pada barang konsumsi 1,06 juta dolar Amerika (47,64 persen), dan bahan modal 90,22 juta dolar Amerika (43,31 persen). 

Baca juga: BPS Sultra Catat Agustus 2021 Penumpang Angkutan Udara Turun 73,17 Persen, Laut 25,66 Persen

"Sedangkan bahan baku/penolong naik sebesar 30,18 persen atau senilai  233,80 juta dolar Amerika," ujarnya.

Agnes Widiastuti menyebut neraca perdagangan Sulawesi Tenggara Agustus 2021 mengalami surplus 197,36 juta dolar Amerika.

Namun secara kumulatif, neraca perdagangan Sulawesi Tenggara Januari hingga Agustus 2021 surplus 1.467,93 juta dolar Amerika. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved