Peringatan 26 September

Polisi: Orangtua Yusuf Kardawi Tak Mau Makam Anaknya Digali, Penyelidikan Terkendala Autopsi

Mereka juga menuntut penuntasan kasus meninggalnya Muhammad Yusuf Kardawi yang saat ini masih penyelidikan di Polda Sultra.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Muhammad Israjab
Fadli Aksar/TribunnewsSultra.com)
Direktur Reserse dan Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara ( Dirreskrimum Polda Sultra) AKBP Bambang Wijanarko saat menjelaskan perkembangan kasus terbunuhnya Mahasiswa Universitas Halu Oleo Muhammad Yusuf Kardawi (Foto: Fadli Aksar) 

Sebanyak seribuan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO), Universitas Muhammadiyah Kendari berdemonstrasi di depan Mapolda Sultra, Senin (27/9/2021) siang.

Seribuan mahasiswa berpakaian hitam-hitam ini mulai memadati perempatan jalan depan Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) Jl Haluoleo , Kelurahan Mokoau, Kecamatan Poasia, Kota Kendari.

Demonstrasi ini memperingati 2 tahun tewasnya 2 mahasiswa UHO Randy dan Muhammad Yusuf Kardawi, pada 26 September 2019.

Randy dan Muhammad Yusuf Kardawi meninggal dunia usai mengikuti demonstrasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Sultra.

Baca juga: Kenang Tragedi Randi dan Yusuf, UKM SAR UHO Mengheningkan Gugur Bunga di Atas Geladak KN SAR Pacitan

Beberapa mahasiswa berorasi mendesak Kapolda Sultra Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya dicopot dari jabatannya.

"Kapolda Sultra gagal mengungkap pelaku pembunuh Muhammad Yusuf Kardawi," kata salah satu orator.

Aksi mahasiswa ini diadang kawat berduri di perempatan jalan depan Markas Polda Sultra.

Demonstrasi Besar-besaran

Demonstrasi berlangsung di perempatan samping Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara ( Polda Sultra) dan Kantor Gubernur Sultra Jl Haluoleo, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.
Demonstrasi berlangsung di perempatan samping Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara ( Polda Sultra) dan Kantor Gubernur Sultra Jl Haluoleo, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. (Fadli Aksar/TribunnewsSultra.com))

Mahasiswa Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar demonstrasi besar-besaran, Senin (27/9/2021) siang.

Demonstrasi berlangsung di perempatan samping Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara ( Polda Sultra) dan Kantor Gubernur Sultra Jl Haluoleo, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.

Aksi ini memperingati 2 tahun tragedi berdarah 26 September, saat itu 2 mahasiswa UHO Randy dan Muhammad Yusuf Kardawi meninggal dunia saat demonstrasi.

Menghadapi demonstrasi ratusan mahasiswa ini, polisi membentangkan kawat berduri di jalan tersebut.

Baca juga: Modus Tawarkan Jasa Pijat, Pemuda Rampok Perhiasan Milik Nenek-nenek

Akibatnya, ruas jalan menuju Markas Polda Sultra, Kantor Gubernur, Kelurahan Nanga-Nanga dan sebaliknya dialihkan.

Pantauan wartawan TribunnewsSultra.com, ratusan mahasiswa sudah berhadap-hadapan dengan polisi depan Mapolda Sultra.

Mahasiswa itu berseragam almamater kuning, pakaian hitam-hitam, mereka melakukan orasi dan bakar ban di balik kawat berduri.(*)

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved