Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Ali Mazi Sebut PDRB Sultra 2020 Meningkat, Pandemi Covid-19 Sempat Hambat Laju Pertumbuhan Ekonomi

Gubernur Sultra Ali Mazi mengatakan pandemi Covid-19 telah menghambat laju pertumbuhan semua lapangan usaha ekonomi di Sultra.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Muh Ridwan Kadir
Sambutan Gubernur Sultra Ali Mazi dalam kegiatan Ekspose Pembangunan 3 Tahun AMAN di Gedung Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (6/9/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi menyebut perekonomian Sultra berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 2020 mengalami peningkatan.

Hal tersebut, jika dilihta dari data PDRB Sultra pada 2020 berdasarkan harga berlaku sebanyak Rp130,18 triliun dan 2019 sebanyak Rp129,26 triliun.

Sementara berdasarkan harga konstan mengalami penurunan pada 2020 yaitu sebanyak Rp93,45 triliun dan 2019 sebanyak Rp94,08 triliun.

Gubernur Sultra Ali Mazi mengatakan pandemi Covid-19 telah menghambat laju pertumbuhan semua lapangan usaha ekonomi di Sultra.

Kata dia, hal itu tak terkecuali sektor informasi dan komunikasi, sehingga hampir semua target pertumbuhan tidak tercapai akibat dampak tersebut.

Baca juga: Ekonomi Sulawesi Tenggara Tumbuh 4,21 Persen Pada Triwulan II 2021

Gubernur Sultra Ali Mazi menyebut perekonomian Sultra selama tahun 2020 mengalami kontraksi sebesar 0,65 persen.

Jika dibandingkan dengan nilai rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional, Sultra selalu berada di atas 6 persen per tahun.

"Ada capaian terendah selama tiga tahun terakhir dalam lima tahun sebelum pandemi Covid-19," ujar Ali Mazi saat Ekspose Pembangunan 3 Tahun Aman, di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra, Senin (6/9/2021).

Kendati demikian, Gubernur Sultra mengungkapkan ekonomi Sultra pada triwulan II tahun 2021 telah berangsur pulih sehingga dapat tumbuh sebesar 4,21 persen.

"Lebih tinggi dibanding capaian triwulan II tahun 2020 yang mengalami kontraksi sebesar 2,59 persen," jelasnya.

Baca juga: Pemulihan Ekonomi Ala Wali Kota Kendari: Utang Rp374 Miliar Bangun Rumah Sakit, Puskesmas dan Jalan

Ali Mazi menjelaskan dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha pengadaan listrik dan gas sebesar 16,75 persen.

Sedangkan dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen ekspor barang dan jasa yang tumbuh sebesar 132,49 persen. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved